"Persiapan untuk pengamanan MK kita akan tambah beberapa kompi," kata Gatot di Mapolda Metro Jaya, Jumat (24/5).
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengatakan setidaknya akan ada delapan kompi atau sekitar 800 personel gabungan TNI-Polri yang diterjunkan untuk melakukan pengamanan di sekitar gedung MK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sedang fokus untuk melapor ke MK hari ini," kata Andre kepada CNNindonesia.com, Jumat (24/5).
Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut belum ada rencana aksi unjuk rasa di DKI Jakarta pada hari ini.
Dedi menyampaikan pihaknya belum menerima surat pemberitahuan terkait gelaran aksi unjuk rasa hingga Kamis (23/5) malam.
"Sampai tadi malam, hasil koordinasi dengan intelijen, itu tidak ada, belum ada ya. Tapi tidak tahu kalau pagi atau siang ini ada pemberitahuan. Harusnya tiga hari sebelum melaksanakan demo, sesuai UU 9 Tahun 1998," kata Dedi saat dihubungi wartawan, Jumat (24/5).
Mereka ditugasi mengamankan Gedung KPU, Bawaslu, Mahkamah Konstitusi, Istana Kepresidenan, Gedung MPR/DPR, pusat ekonomi, dan objek vital lainnya.
[Gambas:Video CNN] (dis/osc)