4 Warga Asmat Tewas Tertembak, Kodam Bentuk Tim Investigasi

CNN Indonesia | Selasa, 28/05/2019 08:14 WIB
4 Warga Asmat Tewas Tertembak, Kodam Bentuk Tim Investigasi Ilustrasi. (Istockphoto/ra-photos)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kodam XVII/Cenderawasih  membentuk tim investigasi terkait kasus penembakan di Distrik Fayit, Kabupaten Asmat, Papua yang menewaskan empat warga.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhamad Aidi mengatakan tim yang diketuai Komandan Korem (Dandrem) 174/ATW Brigadir Jenderal Agus Abdul Rauf itu juga melibatkan Polda Papua dan Komnas HAM.


Seperti dilansir Antara, Aidi mengatakan tim yang dibentuk atas perintah Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yoshua Sembiring tersebut mulai bekerja Selasa (28/5).


Peristiwa penembakan itu terjadi di Kantor Distrik Fayit, Kabupaten Asmat pada Senin (27/5). Sekitar 350 orang yang merupakan pendukung salah satu calon anggota legislatif yang gagal duduk di DPRD Asmat yakni JK mendatangi dan merusak kantor Distrik Fayit serta rumah anggota DPRD Asmat, Handayani.

Untuk membubarkan massa mengamuk, anggota Koramil Koramil Fayit yang berada dekat kantor distrik berupaya mengatasi dengan memberikan tembakan peringatan.

Namun, bukannya membubarkan diri tetapi massa yang membawa berbagai senjata tajam balik menyerang anggota tersebut. Sang anggota pun kembali mengeluarkan tembakan hingga mengenai lima warga.

Dari lima warga yang terkena tembakan itu empat di antaranya meninggal yakni Xaverius Sai (40), Nilolaus Tupa (38), Matias Amunep (16), dan Fredrikus Inepi (35).

"Sedangnya korban yang mengalami luka tembak di bagian siku tangan kiri dan kanan yaitu Jhon Tatai usia 25 tahun sudah dievakuasi dan dirawat di RSUD Asmat," kata Aidi, Senin (27/5).

(Antara/kid)