FOTO: Banjir Bandang Terjang Sigi Sulteng

ANTARA FOTO, CNN Indonesia | Rabu, 29/05/2019 08:40 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Banjir bandang melanda sejumlah desa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, sejak Minggu (26/5). Air merendam ratusan rumah warga, tempat ibadah, dan sekolah.

Banjir bandang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (28/5). (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/wsj).
Banjir menerjang jelang berbuka puasa. Ratusan rumah dan bangunan lainnya terendam dan terseret banjir. Warga terpaksa mengungsi ke tempat aman. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/wsj).
Banjir juga mengakibatkan putusnya jalan yang menghubungkan dengan empat kecamatan lainnya di kabupaten itu. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/wsj).
Warga mengungsi ke tempar-tempat aman membawa harta benda yang bisa diselematkan. Tampak sejumlah warga memanggul sepeda motor saat menyeberangi arus air banjir bandang yang melanda Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/wsj).
Banjir bandang ini adalah yang ketiga kalinya sejak 28 April lalu yang menerjang dusun 2 dan 3. Setelah didera bencana berulang kali, pemerintah setempat menyatakan butuh waktu yang cukup lama agar wilayah itu layak huni kembali. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/pras).
Belum ada korban jiwa maupun luka dalam bencana itu. Warga khawatir akan terjadi banjir susulan, sehingga membuat warga mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/pras).
Seorang anak korban banjir bandang berada di tenda pengungsian di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (28/5). (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/pras).
Pengungsi korban banjir bandang beraktivitas di tendanya di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (28/5). (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/pras).
Sejumlah warga bergotong royong membersihkan Masjid Nurul Hidayah yang terendam lumpur akibat banjir bandang di Dusun 1 Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (28/5). (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/pras).