Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan amanat dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, di Halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Sabtu (1/6).
"Perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi juga menjadi tantangan berat karena semakin memberi ruang kepada berita bohong, bahkan hujatan dan fitnah," kata Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita paham bahwa perjuangan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut tidak lah mudah, tantangan internasional semakin berat, keterbukaan dan persaingan yang semakin tinggi," ujarnya.
Jokowi menyebut pemerintah telah membangun infrastruktur yang mempersatukan bangsa, berhasil menurunkan angka kemiskinan, menurunkan ketimpangan, hingga menjaga pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan peluang kerja di tengah ekonomi dunia yang sedang bergejolak.
Mantan gubernur DKI Jakarta itu menambahkan bahwa untuk ke depan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) akan mendapat perhatian lebih.
"SDM yang kompeten dalam mensejahterakan masyarakat, yang berakhlak mulia, yang berpancasila, yang akan membawa Indonesia menjadi negara yang dicita-citakan oleh para founding fathers kita," ujarnya.
Dalam upacara ini, Ketua MPR Zulkifli Hasan didapuk menjadi pembaca teks Pancasila, sementara Ketua DPR Bambang Soesatyo membaca pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.