Rute Anjlok KA Serayu Kembali Normal, Kecepatan Dibatasi

CNN Indonesia | Selasa, 04/06/2019 19:52 WIB
Rute Anjlok KA Serayu Kembali Normal, Kecepatan Dibatasi Ilustrasi pemudik menggunakan kereta api. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jalur kereta lintas selatan dari arah Bandung menuju Jawa Tengah kembali normal usai anjloknya Kereta Api (KA) 215 Serayu Pagi jurusan Purwokerto-Pasar Senen, Selasa (4/6) sore. Diberitakan sebelumya, KA Serayu anjlok di KM 193+7 antara Stasiun Lebakjero-Stasiun Nagreg.

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Noxy Citrea mengatakan perlintasan sudah dibuka normal. Kereta pertama lewat pascainsiden anjlok adalah KA Lodaya dari Solo Balapan menuju Bandung pada pukul 17.18 WIB.

"Sudah selesai pada pukul 16.05 WIB. Saat ini di lokasi diterapkan pembatasan kecepatan 10 km/jam," kata Noxy via pesan singkat, Selasa (4/6).


Sebagai imbas dari kejadian ini, KA Kutojaya selatan tambahan relasi Kutoarjo-Kiaracondong dan KA Argo Wilis dari Surabaya Gubeng tujuan Bandung memutar ke lintas utara dari Kroya, Purwokerto, Cirebon, Cikampek, Purwakarta dan Bandung.


Noxy mewakili PT KAI Daops 2 kembali memohon maaf atas gangguan perjalanan kereta api yang diakibatkan kejadian ini.

Sebelumnya, KA 215 Serayu Pagi jurusan Purwokerto-Pasar Senen anjlok di petak jalan antara Stasiun Lebak Jero dan Stasiun Nagreg di Km 193+7, Selasa sore.

Laporan pertama kali KA Serayu anjlok diterima dari masinis pada pukul 12.36 WIB.

Mendapat laporan tersebut pihak KAI langsung menindaklanjuti dengan mengirimkan petugas dan kereta penolong ke lokasi untuk segera melakukan evakuasi. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Insiden anjlok kereta di jalur selatan bukan kali pertama terjadi dalam sebulan ini. Sebelumnya, pada 29 Mei 2018, di jalur yang sama, gerbong Kereta Api Lodaya Tambahan keberangkatan Solo Balapan menuju Bandung mengalami anjlok di KM 193-192 antara Stasiun Lebakjero dan Stasiun Nagreg, Jawa Barat.

Gerbong yang anjlok berada di urutan ketiga dari depan. Petugas mengevakuasi semua penumpang ke dua gerbong di depannya untuk kemudian ditarik menuju Bandung.

(hyg/ain)