Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Noxy Citrea mengatakan perlintasan sudah dibuka normal. Kereta pertama lewat pascainsiden anjlok adalah KA Lodaya dari Solo Balapan menuju Bandung pada pukul 17.18 WIB.
"Sudah selesai pada pukul 16.05 WIB. Saat ini di lokasi diterapkan pembatasan kecepatan 10 km/jam," kata Noxy via pesan singkat, Selasa (4/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Noxy mewakili PT KAI Daops 2 kembali memohon maaf atas gangguan perjalanan kereta api yang diakibatkan kejadian ini.
Laporan pertama kali KA Serayu anjlok diterima dari masinis pada pukul 12.36 WIB.
Mendapat laporan tersebut pihak KAI langsung menindaklanjuti dengan mengirimkan petugas dan kereta penolong ke lokasi untuk segera melakukan evakuasi. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut.
Insiden anjlok kereta di jalur selatan bukan kali pertama terjadi dalam sebulan ini. Sebelumnya, pada 29 Mei 2018, di jalur yang sama, gerbong Kereta Api Lodaya Tambahan keberangkatan Solo Balapan menuju Bandung mengalami anjlok di KM 193-192 antara Stasiun Lebakjero dan Stasiun Nagreg, Jawa Barat.
Gerbong yang anjlok berada di urutan ketiga dari depan. Petugas mengevakuasi semua penumpang ke dua gerbong di depannya untuk kemudian ditarik menuju Bandung.