H+3 Lebaran, Pemudik Padati Pelabuhan Bakauheni

CNN Indonesia | CNN Indonesia
Minggu, 09 Jun 2019 16:01 WIB
Para pemudik yang akan kembali ke Pulau Jawa mulai memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Pengendara mobil antre saat akan memasuki Kapal Roro di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Sabtu (8/6/2019). (ANTARA FOTO/Ardiansyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Para pemudik yang akan kembali ke Pulau Jawa mulai memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, memasuki H+3 Lebaran 2019. Setelah sempat lengang pada Minggu pagi (9/6), penumpang pejalan kaki kembali memadati Pelabuhan Bakauheni pada Minggu siang.

Pada bagian pembelian tiket, pemudik memadati hingga luar ruangan. Kepadatan pun terlihat pada bagian boarding menuju ke dermaga keberangkatan. Sebagian dari pemudik yang membawa anak kecil dan bayi dan lansia diperbolehkan memasuki area tunggu masuk dermaga untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Padatnya pemudik di tempat pembelian tiket dan boarding serta lambatnya pelayanan di pelabuhan itu mengakibatkan puluhan pemudik pingsan.
Petugas boarding terlihat kewalahan mengatasi lonjakan penumpang yang semakin tinggi. Para penumpang pun terlihat semakin emosi karena telah berdiri berjam-jam namun belum juga dapat memasuki area keberangkatan.

Di sisi lain pada gang way menuju kapal keberangkatan penumpang juga belum bisa berangkat dikarenakan harus menunggu kapal bersandar sedangkan tumpukan pemudik pejalan kaki sudah semakin membludak.

Salah satu pemudik yang mengantre Sari (34) Warga Bandar Lampung merasa kesal karena antrean pada mudik Lebaran 2019 terlalu lama.

"Dulu sebelum pembayaran diubah tidak terjadi seperti ini, sistem pembayaran ini juga harus diubah," kata dia.
Sementara itu Dirut PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspa Dewi mengatakan memang lonjakan penumpang tahun ini luar biasa bisa mencapai 19.000 orang dari hari biasa yang hanya 2.000 orang.

"Kami akan mengevaluasi semua sistem pelayanan bahkan semalam kami memberlakukan dua sistem pembayaran agar semakin cepat yakni dengan tiket tunai dan non tunai," kata dia. (Antara/age)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER