Polda Jatim Kirim Bantuan 1.200 Personel Amankan Sidang MK

CNN Indonesia | Rabu, 12/06/2019 15:27 WIB
Polda Jatim Kirim Bantuan 1.200 Personel Amankan Sidang MK Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera. (CNNIndonesia/Abi Sarwanto)
Surabaya, CNN Indonesia -- Jelang sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Polda Jatim mengirim bantuan ribuan personelnya ke Jakarta untuk melakukan pengamanan.

"Kami stand by kan personel di Mabes Polri untuk kepentingan pengamanan sidang MK," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, di Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu (12/6).

Polda Jatim, kata Barung telah mengirim sebanyak 1.200 personel ke Jakarta. Personel gabungan tersebut, terdiri atas Satuan Brimob dan Sabhara.


"Brimob ada 700 (personel) selebihnya Sabhara," kata Barung.


Barung menambahkan, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan juga mengimbau agar masyarakat tidak terprovakasi opini terkait kecurangan Pemilu.

Untuk itu pihaknya pun meminta agar masyarakat Jatim tak tersulut dan pergi ke demi melakukan aksi unjuk rasa. Barung mengakatan serahkan pembuktian hasil pemilu itu ke MK.

"Polda Jatim berkeyakinan bahwa masyarakat Jatim tidak akan terprovokasi dan mengikuti ajakan ajakan yang inkonstitusional, melakukan hal hal yang berhubungan dengan melawan hukum," kata Barung.

Kendati demikian, polisi tidak melakukan sweeping seperti halnya jelang aksi 22 Mei lalu. Dia memastikan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Jatim juga akan segera melakukan pertemuan.

"Tidak ada sweeping, nanti akan disampaikan Gubernur Jatim, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim akan memberikan keterangan bersama para tokoh masyarakat Jatim," terang Barung.

Persidangan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) sendiri akan digelar Jumat (14/6). Pendaftaran gugatan telah dilakukan Tim BPN pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga pada Jumat (24/5) lalu.


[Gambas:Video CNN] (frd/kid)