Pihak Gus Nur Ragukan Pelapor Wakili 'Generasi Muda NU'

CNN Indonesia | Kamis, 13/06/2019 15:57 WIB
Pihak Gus Nur Ragukan Pelapor Wakili 'Generasi Muda NU' Terdakwa kasus pencemaran nama baik terhadap 'generasi muda NU', Gus Nur. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Surabaya, CNN Indonesia -- Kuasa hukum terdakwa Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, Ahmad Khozinudin, mencecar pelapor soal representasi 'generasi muda NU'. Tensi sidang pun sempat memanas sebelum disetop hakim.

Hal itu terjadi dalam sidang kasus pencemaran nama baik lewat vlog berjudul 'Generasi Muda NU Penjilat' dengan terdakwa Gus Nur, di PN Surabaya, Kamis (13/6). Sidang itu berjalan setelah molor sekitar dua jam dari jadwal.

Saksi pertama yang dihadirkan adalah Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim Ma'ruf Syah. Ia adalah orang yang melaporkan Gus Nur ke Polda Jatim.


"Saudara saksi, Anda ini apakah mewakili akun Generasi Muda NU?" tanya Ahmad, yang juga merupakan Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pelita Umat itu.

Ma'ruf membenarkan karena dia mengaku bagian dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor.

Banser mengawal saksi dalam sidang Gus Nur.Banser mengawal saksi yang merupakan pengurus NU dalam sidang Gus Nur. (CNN Indonesia/Farid)
"Kalau generasi muda NU secara pribadi, secara resminya istilahnya pemuda itu Ansor. Tapi karena itu menyangkut generasi muda NU, secara pribadi saya bagian dari itu," jawab Ma'ruf.

Pertanyaan senada kemudian berulang kali dilemparkan oleh pengacara Gus Nur kepada Ma'ruf. Ma'ruf yang merasa telah menjawabnya kemudian enggan menjawab. Situasi memanas, majelis hakim pun kemudian memotong pertanyaan Ahmad tersebut.

"Saya laporan dalam kapasitas kami sebagai perwakilan forum generasi muda NU, dan anggota NU, dan kapasitas saya sebagai Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim," kata Ma'ruf.

Ma'ruf yang juga seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya ini mengatakan mulanya ia mendapatkan video Gus Nur tersebut di grup percakapan WhatsApp PWNU Jatim. Ia pun menonton video berdurasi 1 menit 26 detik tersebut.

Usai menontonnya, Ma'ruf menilai bahwa perkataan Gus Nur dalam Video tersebut telah merongrong wibawa NU secara kelembagaan. Hal itu menurutnya tak bisa dibiarkan. Maka ia pun melapor ke Polda Jatim.

"Kami melaporkan dugaan pencemaran nama baik yang ada di dalam video itu, karena itu telah merongrong wibawa NU secara kelembagaan," kata dia.

Massa FPI ikut hadir dalam sidang Gus Nur.Massa FPI ikut hadir dalam sidang Gus Nur. (CNN Indonesia/Farid)
"Laporan itu kami buat sekaligus sebagai bentuk pembelajaran ke generasi muda NU. Kami ingin membimbing anak-anak muda ini dengan akhlakul karimah, akhlak yang mulia," tambahnya.

Pantauan CNNIndonesia.com di luar ruang Cakra tempat sidang digelar, sejumlah anggota massa Banser dan FPI sempat terlibat ketegangan. Keduanya saling bersahutan teriakan. Suaranya bahkan sampai terdengar di dalam ruang sidang.

[Gambas:Video CNN] (frd/arh)