Lima Hektare Lahan di Tol Palindra Sumatra Terbakar
CNN Indonesia
Rabu, 26 Jun 2019 03:20 WIB
Palembang, CNN Indonesia -- Kebakaran lahan terjadi di Desa Pulau Negara dan Desa Palem Jaya, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (25/6).
Lahan yang terbakar itu berada tepat di samping jalan tol Palembang-Indralaya (Palindra). Diduga lahan tersebut milik salah satu perusahaan perkebunan.
Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Ansori mengatakan tim pemadam dari Satgas Karhutla langsung memadamkan dari jalur darat untuk mengantisipasi sebaran api.
"Api sempat meluas melompat ke sisi lain jalan tol. Lahan yang terbakar sudah lima hektare. Kita terjunkan juga helikopter waterboombing untuk upaya pemadaman. Posko terus memonitor lokasi kebakaran sampai padam," ujar dia.
Sementara itu Kabid Humas Polda Sumsel Komisaris Besar Supriadi mengatakan pihaknya membenarkan lahan yang terbakar tersebut merupakan milik salah satu perusahaan. Namun, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah ada kolerasi antara kebakaran itu dengan perusahaan.
"Kita belum bisa sampaikan karena masih dicek. Itu memang lahan perusahaan disamping tol Palindra," kata Supriadi.
Supriadi menyebutkan, terdapat anggota polisi yang terjun di lapangan untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran lahan tersebut.
"Kalau ada kelalaian tentu akan diproses. Sekarang kita sudah antisipasi agar apinya tidak menyebar," kata dia.
[Gambas:Video CNN] (idz/kid)
Lahan yang terbakar itu berada tepat di samping jalan tol Palembang-Indralaya (Palindra). Diduga lahan tersebut milik salah satu perusahaan perkebunan.
Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Ansori mengatakan tim pemadam dari Satgas Karhutla langsung memadamkan dari jalur darat untuk mengantisipasi sebaran api.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Kabid Humas Polda Sumsel Komisaris Besar Supriadi mengatakan pihaknya membenarkan lahan yang terbakar tersebut merupakan milik salah satu perusahaan. Namun, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah ada kolerasi antara kebakaran itu dengan perusahaan.
Supriadi menyebutkan, terdapat anggota polisi yang terjun di lapangan untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran lahan tersebut.
"Kalau ada kelalaian tentu akan diproses. Sekarang kita sudah antisipasi agar apinya tidak menyebar," kata dia.
[Gambas:Video CNN] (idz/kid)