Massa berasal dari berbagai kalangan dan daerah. Sebagian besar mereka hadir lantaran mengetahui ada perhelatan Tahlil Akbar 266 yang digelar oleh Persaudaraan Alumni 212 dan Front Pembela Islam (FPI).
Sejak pagi massa berdatangan memadati area sekitar Patung Kuda, Jakarta. Menjelang siang, mobil komando tiba. Orasi-orasi lantas mulai terlontar dari pengeras suara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Makanan dan minuman yang ditawarkan secara gratis kepada pengunjuk rasa. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho) |
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, para peserta aksi tak hanya fokus menyimak orasi. Mereka melakukan aktivitas beragam; ada yang mendengarkan dengan serius, ada yang menyantap camilan dan menggelar tikar layaknya sedang berpiknik.
"Ini makanan yang belum silakan ambil saja. Air minumnya juga ada," tutur seorang perempuan paruh baya menawarkan kotak makanan dari kantung plastik besar.
Massa yang 'berpiknik' itu juga memilih tempat teduh, umumnya di bawah pohon di trotoar dan taman sekitar Jalan Medan Merdeka Barat.
Aksi Tahlil 266 di Patung Kuda, Jakarta, Rabu (26/6). (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho) |
Pemandangan serupa juga tampak di barisan aparat. Tidak sedikit dari mereka yang berjaga dengan santai. Camilan dan kopi menemani. Beberapa dari mereka juga berbincang dengan pengunjuk rasa.
(bmw/arh)
Makanan dan minuman yang ditawarkan secara gratis kepada pengunjuk rasa. (
Aksi Tahlil 266 di Patung Kuda, Jakarta, Rabu (26/6). (