Gerindra DKI Buka Kans Ajukan Cawagub DKI

CNN Indonesia | Selasa, 02/07/2019 16:19 WIB
Ketua DPD Gerindra DKI, M Taufik menegaskan siap bila mendapat perintah maju jadi cawagub DKI. Dia berkata kader Gerindra punya cukup kemampuan sebagai cawagub. Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Gerindra DKI Jakarta membuka sinyal untuk mengajukan calon wakil gubernur DKI. Ketua DPD Gerindra M Taufik mengatakan calon dari partainya akan diajukan jika paripurna tidak menyetujui dua calon yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Ya, bisa saja (Gerindra mencalonkan). Kan, dikembalikan ke partai pengusung," kata Taufik saat dihubungi, Selasa (2/7).

Taufik menjelaskan banyak kader Gerindra yang memiliki kemampuan cukup untuk menjadi calon wakil gubernur DKI. Soal kemungkinan dirinya maju sebagai cawagub DKI, Taufik menjawab siap bila mendapat amanat partai.


"Kapan saja diperintah, siap," jelas Taufik.

Rapat paripurna DKI Jakarta yang mengagendakan pemilihan wakil gubernur akan dilaksanakan 22 Juli mendatang.

Calon wagub DKI diajukan oleh PKS selaku partai pengusung yang memenangkan pemilihan gubernur DKI 2017 lalu. Dua nama yang dicalonkan PKS adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. 

Untuk dapat terpilih, salah satu calon harus disetujui oleh paripurna secara kuorum. Kuorum adalah jumlah minimal anggota yang harus menghadiri persidangan. Biasanya 50 persen ditambah satu.

Aturan soal kuorum itu akan dibahas saat paripurna merumuskan tatib. Taufik menuturkan dalam paripurna nanti setidaknya ada dua kesempatan agar anggota dewan bisa mencapai kuorum.

Jika dua kali sesi tidak kuorum, maka dua nama yang diusulkan PKS --Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu-- dapat digantikan.

"Ya kan gini, dalam ketentuan itu, bila tidak kuorum dua kali, diserahkan ke partai pengusung, balik lagi ke partai pengusung. Artinya kalau enggak kuorum, berarti kan rakyat Jakarta enggak (Setuju). DPRD itu representasi rakyat Jakarta," jelas dia.

"Tinggal di situ berunding lagi partai pengusung," lanjut dia.

Jika diberikan kesempatan untuk berunding, kata Taufik Gerindra akan mengajukan calon. "Majuin ya pasti majuin, diobrolin, didiskusiin," ungkapnya.
[Gambas:Video CNN] (ctr/wis)