Pernyataan itu sekaligus membantah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut BPPT telah offside karena mengumumkan rencana yang masih belum bisa dipastikan.
Secara birokrasi, Hammam menjelaskan pihaknya sudah melakukan rapat dengan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) membahas hujan buatan tersebut bersama Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Anies menginginkan solusi terhadap polusi udara yang matang untuk jangka panjang. Sedangkan kan TMC sudah matang untuk jangka pendek, seperti mengatasi kebakaran hutan dan lahan, sebagai upaya mitigasi bencana," kata dia.
"Untuk hal ini kami istiqomah ya, kami semangat jika DKI memang mau benar menerapkan teknologi anak bangsa, yakni teknologi modifikasi cuaca untuk mengatasi polusi udara di wilayah DKI Jakarta," ujar Hammam.
"Menurut saya BPPT offside, tuh. Jadi sebelum matang sebelum semuanya siap baru kita... Kalau kita hanya menjadi perdebatan saja," kata Anies di Balai Kota Jakarta, hari ini.
Rencana menggunakan hujan buatan dipicu oleh kualitas udara di ibu kota yang menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data alat pemantau kualitas udara DKI Jakarta, konsentrasi rata-rata tahunan untuk parameter Ozone (O3), PM 10 dan PM 2.5 atau selalu melebihi ambang batas normal.
Alat pemantau tersebut mencatat partikel debu halus yang dihirup manusia yakni PM 2.5 ada di atas 38 µg/m³, bahkan di hari-hari tertentu mencapai 100 µg/m³. Sementara World Health Organization (WHO) menentukan ambang batas aman udara yang dihirup manusia untuk PM 2.5 adalah 25 µg/m³.
Pelaksana tugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Andono Warih menyatakan angka polusi udara di Jakarta paling banyak disumbangkan oleh transportasi sekitar 75 persen. Sisanya, polusi udara disumbangkan oleh aktivitas industri dan domestik.
"75 persen itu transportasi. Selebihnya, ya, aktivitas industri dan domestik. Kita juga berkontribusi, jangan lupa. Tapi utamanya kalau Jakarta transportasi," jelas dia.
[Gambas:Video CNN] (ctr/wis)