"Bayi ini mengalami dempet yang lebih sedikit yakni di bagian perut. Tetapi ada bagian hati yang menyatu dan ini berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir," kata Sekretaris Tim Penanganan Bayi Kembar Siam, Rizky Adriansyah, Medan, Senin (15/7).
Ia mengatakan bagian yang menempel itu bukanlah pembuluh darah utama, sehingga tak menghalangi upaya pemisahan bayi kembar siam tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan sebelum operasi pemisahan bayi yang diberi nama Adam dan Malik ini benar-benar dilakukan, tim medis terus melakukan analisis, bila memungkinkan akan membuat pemeriksaan lagi. Sebab analisis sebelum operasi sangat penting dan menentukan keberhasilan operasi pemisahan.
"Pembuluh darah yang menyeberang menjadi pertimbangan kita. Sehingga tidak ada kesulitan yang dialami nantinya. Kita berharap dengan usia bayi saat ini sudah cukup layak kita lakukan operasi pemisahan. Kalau saat pemisahan bayi kembar siam sebelumnya ada sekitar 50-an dokter. Namun untuk pemisahan bayi Adam dan Malik ini tidak sampai 50-an dokter," katanya.
Sementara itu, dokter bedah plastik, Utama Abdi Tarigan menyatakan tim penanganan bayi juga akan memastikan apakah ada kelainan aliran darah. Nantinya diperkirakan operasi pemisahan bayi kembar siam ini memakan waktu minimal 4 sampai 5 jam.
"Tim dokter sengaja memilih usia 7 bulan untuk operasi pemisahan Adam dan Malik karena adanya analisis yang dilakukan kepada bayi kembar siam tersebut apakah bisa dilakukan. Jadi semua kita pertimbangkan. Kita nilai dulu seluruh organ. Apalagi semakin bertambah usia anak semakin matang organ-organ tubuhnya," tambahnya.
[Gambas:Video CNN] (fnr/kid)