Susunan Menteri Jokowi-Ma'ruf yang Beredar Dipastikan Hoaks

CNN Indonesia | Rabu, 17/07/2019 07:18 WIB
Susunan Menteri Jokowi-Ma'ruf yang Beredar Dipastikan Hoaks Menteri Kabinet Kerja Jokowi. (MOHAMMAD SAFIR MAKKI)
Surabaya, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat memastikan beredarnya daftar menteri Kabinet Kerja Jilid II yang tersebar luas di media sosial dan grup-grup whatsapp adalah informasi yang tidak benar atau hoaks.

Djarot juga menyebut berkas berformat PDF yang tersebar sejak Selasa (17/7) tersebut adalah kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.

"Wah opo ini, enggak, enggak," kata Djarot, saat ditemui di Kantor DPD PDIP Jawa Timur, Surabaya, Rabu (17/7).


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu lalu memperhatikan berkas berjudul 'Risalah Rapat Pengangkatan Menteri Pembantu Presiden Dalam Kabinet Kerja Jilid II Periode 2019-2024' tersebut dari sebuah ponsel.

Dalam berkas berlambang Garuda Pancasila itu, tercantum nama-nama yang terpilih dari hasil rapat pengangkatan menteri Joko Widodo-Ma'ruf Amin, di Sentul City International Convention Center, Bogor, Minggu (14/7).


Dalam daftar itu terdapat sejumlah nama menteri petahana di antaranya yakni Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono.

Lalu ada pula nama lama dengan jabatan baru, yakni Seskab Pramono Anung menjadi Mensesneg, Menteri Pariwisata Arief Yahya menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Negara dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang dipasang sebagai Menko Perekonomian.

Selain itu, ada sejumlah nama baru muncul dalam kabinet ini yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prananda Prabowo, Menteri Pariwisata Dedi Mulyadi, Menteri Perindustrian Soetrisno Bachir, Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak Grace Natalie.

"Kalau menurut saya enggak benar," tegas Djarot.


Tak hanya Djarot, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga telah mengeluarkan pernyataan lewat laman resminya bahwa struktur rancangan susunan kabinet kerja jilid II Jokowi-Ma'ruf periode 2019-2024 adalah hoaks. 

Kominfo kemudian mengutip informasi dari Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Kemenangan Nasional (TKN), Usman Kansong menyatakan bahwa susunan Kabinet Indonesia Kerja Jilid II itu tidak benar.

[Gambas:Video CNN]


(frd/DAL)