Dari data yang dimiliki sebanyak 55 persen terkait penundaan berlarut, 18 persen penyimpangan prosedur, 14 persen tidak kompeten, tujuh persen penyalahgunaan wewenang, enam persen tidak memberikan pelayanan, tiga persen tidak patut, tiga persen permintaan imbalan, dan satu persen diskriminasi.
Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala mengatakan pada tahun 2017 laporan terhadap jaksa sebanyak 118 laporan, tahun 2018 sebanyak 80 dan tahun 2019 sebanyak 20 laporan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Kejaksaan telah melakukan tugasnya dengan baik, maka Ombudsman tidak akan menerima banyak laporan dari masyarakat.
"Kinerja kejaksaan yang rendah menjadikan Ombudsman RI kewalahan dalam menangani pengaduan tentang kejaksaan," tuturnya. (gst/age)