Sopir TransJakarta Dapat Jatah Beasiswa Kuliah

CNN Indonesia | Sabtu, 20/07/2019 01:39 WIB
Sopir TransJakarta Dapat Jatah Beasiswa Kuliah Ilustrasi transjak. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seluruh petugas PT TransJakarta kini memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang tinggi tingkat sarjana. Direktur Utama PT TransJakarta Agung Wicaksono mengatakan pihaknya dan Universitas Paramadina bekerjasama untuk membuka jalur beasiswa bagi para karyawan terkhusus untuk sopir dan petugas lapangan.

"Kami berharapnya program ini bisa diikuti oleh mereka driver, pramudi dan yang menjaga pintu-pintu di lapangan. Mereka bisa berkesempatan melanjutkan kuliah gratis," kata Agung di Kantor PT TransJakarta, Jakarta, Jumat (19/7).

Agung menjelaskan sejauh ini hanya ada lima jatah bagi pegawai yang ingin melanjutkan kuliah secara gratis. Kemudian lima jatah lagi diperuntukkan bagi anak pegawai TransJakarta yang ingin melanjutkan kuliah.
Beasiswa diberikan dengan sejumlah persyaratan seleksi dan ketentuan.


"Tentu saja mereka harus melalui seleksi dan ada persyaratan khusus misalnya tetap memenuhi IPK 3 dan sebagainya," ujar Agung.

Kerjasama ini disambut positif mengingat PT TransJakarta merupakan BUMD yang paling banyak memiliki SDM. Dari ribuan pegawai yang dimiliki 80 persennya merupakan lulusan SMA.

"Karena itu kita memberikan kesempatan melalui program ini. Bagi yang berminat silahkan mendaftar," jelas dia.
Sementara itu, Rektor Universitas Paramadina Firmanzah menjelaskan pihaknya juga akan memberikan beasiswa potongan uang kuliah sebesar 50 persen bagi pegawai TransJakarta. Ini juga berlaku bagi anak pegawai TransJakarta yang berminat untuk melanjutkan pendidikan sarjana maupun magister.

"Untuk yang 50 persen tidak kita batasi. Mereka bebas memilih fakultas dan jurusan yang diinginkan," kata Firmanzah.

Kemudian, pegawai juga diberikan kesempatan untuk memilih waktu perkuliahan. Waktu yang fleksibel diharapkan bisa menyesuaikan dengan jam kerja para pegawai.

"Nanti bisa memilih untuk jamnya bisa di malam hari atau di akhir pekan. Jadi bisa disesuaikan dan bisa bekerja seperti biasa," tutup dia. (ctr/age)