Kepala UPT Fasilitasi Pemilikan Rumah Sejahtera, Dzikran Kurniawan bahkan menyatakan ada sejumlah peminat rumah DP Nol Rupiah yang memiliki kendaraan mewah.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bestari Barus pun meminta agar polisi dan Inspektorat DKI kembali mengecek pembeli unit rumah yang menggunakan skema DP Nol Rupiah.
Langkah ini merupakan tindakan preventif dari DKI untuk mencegah hadirnya mafia perumahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka yang menjadi calo pembelian rumah DP Nol Rupiah untuk diperdagangkan suatu saat nanti," lanjut Bestari.
"Paling buat disewa-sewain. Itu boleh disebut sebagai mafia. Jadi pemda DKI harus memberantas mafia pembelian rumah DP Nol Rupiah diajukan oleh orang-orang yang berkemampuan tinggi," jelas Bestari.
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi |
Terakhir Bestari berpesan agar DKI lebih selektif dalam melakukan verifikasi. Setiap warga yang memiliki gaji lebih dari standar tidak boleh memiliki unit rumah murah itu.
"Itu kan diprioritaskan untuk orang-orang berkemampuan rendah, jadi pada tahapan seleksinya agar pemerintah daerah dalam hal ini dinas perumahan harus dan betul-betul selektif dan mengabaikan orang yang inilai punya kemampuan lebih atau bahkan gajinya di atas 20 juta untuk tidak mengambil di situ," tutup dia.
Sebelumnya, Dzikran mengatakan pihaknya menemukan calon pembeli yang memiliki kendaraan mewah seperti Alphard hingga Porsche.
Hal itu diidentifikasi dari Dinas Perumahan DKI saat melakukan penelusuran aset dan keuangan di Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta.
Semua peminat yang memiliki barang mewah tersebut tidak diloloskan oleh tim seleksi.
Dari data yang kita cek cukup banyak juga, pendaftar yang memiliki kendaraan seperti Alphard, Porche warna merah kemudian Porche Boxter kemudian ada juga yang memiliki motor Harley Davidson jadi itu faktanya," kata Dzikran di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/3).
[Gambas:Video CNN] (ctr/gil)
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi