Anies Tak Terganggu terkait Video Pria Ancam Bunuh Dirinya

CNN Indonesia | Jumat, 26/07/2019 13:06 WIB
Anies mengatakan masyarakat bisa menilai saat ini adalah era keterbukaan di mana siapa saja bisa mengungkapkan pendapat dan pandangannya. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi video yang berisikan ancaman pembunuhan terhadap dirinya yang tersebar di media sosial. Dalam video itu terdapat seorang pria memakai kacamata hitam mengancam menghabisi nyawa Anies.

Mendengar ada video tersebut, Anies beranggapan bahwa setiap masyarakat bebas untuk berpendapat. Anies pun tak terlalu mempermasalahkan video tersebut.

"Tidak ada yang melarang dan kita semua nanti malah bisa memiliki penilaian objektif atas apa yang dikatakan," kata Anies di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (25/7) malam.


Menurut Anies semua pihak bisa menilai perbuatan orang yang mengancam membunuh dirinya. Di era keterbukaan informasi ini pun orang bebas menunagkan isi hatinya tak terkecuali lelaki tersebut.

"Ya Masyarakat bisa menilai sendiri ini adalah sebuah era keterbukaan di mana siapa saja boleh mengungkapkan pendapatnya, pandangannya," ujar dia.

Anies menyatakan dengan beredarnya video tersebut, setiap masyarakat bisa menilai langsung perbuatan oknum itu. Anies merasa tidak terganggu dengan keberadaan video itu.

"Enggak lah, biasa saja. Saya enggak merasa terganggu dan kita terus kerja urus Jakarta apapun yang dikatakan orang tugas kita adalah menjalankan semua rencana gitu saja," tegas dia.

Sementara Kepala Biro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhanah  mengatakan bisa saja oknum tersebut dilaporkan ke polisi. Namun tetap saja pelaporannya atas seizin Anies.

"Kalau pak Anies mau melaporkan ke polisi bisa karena unsur pidana sudah ada dari ucapan orang itu," kata Yayan saat dihubungi, Jumat (26/7).

Biro Hukum, ujar Yayan, pun bisa memberikan pendampingan hukum kepada Anies. Hal ini dilakukan mengingat ancaman pembunuhan Anies sebagai pejabat publik.

"Biro hukum bisa bantu tapi sifatnya hanya pendampingan bukan sebagai kuasa hukum," tutup dia.

Dalam video berdurasi sekitar 5 menit, pria itu mengumpat Anies karena mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) reklamasi. Pria tersebut juga menyinggung Anies yang menyalahkan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) soal reklamasi.

 "Hei Anies Baswedan, gubernur goblok, lu ngomong kasarnya kerja enggak becus tapi salahin Ahok," kata pria tersebut.

Ia menuding Anies menerima fee dari pengusaha untuk meng-golkan IMB tersebut dan menghilangkan kompensasi tambahan 15% yang sempat diajukan di zaman Ahok. Pria itu pun meminta agar Anies harusnya berjuang untuk rakyat pemilihnya.

"Lu kerja kagak becus, rangkai kata manis, Tanah Abang hancur, Waduk Pluit hancur alasan lu itu enggak sanggup atasi premanisme Jakarta," ujar pria itu.

Terakhir ia mengatakan keinginannya untuk membunuh Anies dan deretan petinggi lain seperti membunuh Amien Rais dan Rizieq Shihab . Namun hal itu tidak bisa ia lakukan karena ada hukum dan dosa.

"Lu kalau sayang ada hukumnya, kalau tidak ada hukum, lu deretan orang yang bakal gue bunuh termasuk Rizieq Shihab, Amien Rais. Lu kalau ngomong pinter banget, manis tutur bahasanya," kata pria tersebut.
[Gambas:Video CNN] (ctr/sur)