Pemerintah Kaji Pangkas Biaya Perjalanan Dinas Kepala Daerah

CNN Indonesia | Selasa, 13/08/2019 19:34 WIB
Pemerintah Kaji Pangkas Biaya Perjalanan Dinas Kepala Daerah Menteri Sekretaris Negara Pratikno. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyatakan pemerintah saat ini tengah mengkaji skema penghematan perjalanan dinas kepala daerah ke Jakarta. Nantinya, pemerintah ingin dalam sekali perjalanan dinas, kepala daerah tak cuma untuk satu urusan semata, tapi beberapa keperluan sekaligus.

Hal ini disampaikan Pratikno usai rapat tertutup bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan sejumlah jajaran kementerian, di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (13/8).

"Iya, kita kan mensinkronkan jadwal lintas kementerian, mensinkronkan jadwal dengan daerah sehingga ketika kepala daerah datang ke Jakarta bisa untuk berbagai macam urusan," ujar Pratikno.


Tujuan penghematan perjalanan dinas ini, kata Pratikno, agar kepala daerah tak berulang kali kembali ke Jakarta untuk menghadiri acara resmi. Menurutnya, Kemendagri saat ini juga tengah mengkaji lebih lanjut mekanisme perjalanan dinas kepala daerah tersebut.
"Itu yang kami sedang rancang dengan pak Mendagri. Jadi nanti kalau kepala daerah ke Jakarta untuk berbagai macam (acara), supaya sekaligus," katanya.

Adapun rapat ini disebut sebagai tindak lanjut atas kritik JK yang pada Juli lalu meminta agar kepala daerah mengurangi frekuensi perjalanan dinas ke luar kota. Hal ini menyusul banyaknya acara kementerian di Jakarta yang mengundang bupati hingga wali kota berbagai daerah.

JK mengatakan, pihak kementerian mestinya bisa mengatur agar acara yang dihadiri kepala daerah dapat digelar sekaligus. Dengan cara tersebut, para kepala daerah tak perlu bolak-balik sehingga menghemat biaya perjalanan.
Menurut JK, pengurangan biaya perjalanan dinas ini juga menjadi upaya pemerintah untuk menghemat anggaran negara demi menekan defisit.

[Gambas:Video CNN] (psp/osc)