Jokowi mengisyaratkan partai politik (parpol) pendukungnya dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019 lalu harus menerima komposisi kabinet pemerintahan periode keduanya.
Jokowi menyatakan komposisi kabinet selanjutnya bakal lebih banyak diisi kalangan profesional ketimbang parpol. Ia menyebut porsi untuk menteri dari kalangan profesional sebanyak 55 persen, sedangkan kalangan parpol 45 persen.
Presiden terpilih itu tak menjawab lugas saat ditanya apakah parpol pendukungnya akan menerima komposisi kabinet selanjutnya yang banyak diisi kalangan professional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan dengan Dewan Pemimpin Redaksi di Istana Merdeka, Jokowi menyebut kabinet selanjutnya sudah final. Ia menyatakan porsi untuk menteri dari kalangan profesional adalah 55 persen, sedangkan kalangan parpol 45 persen.
Jokowi menyebut nama-nama menteri pun telah disampaikan kepada ketua umum partai politik pengusungnya di Pilpres 2019. "Partai sudah diberitahu nama-nama anggota kabinet," katanya.
Lebih lanjut mantan gubernur DKI Jakarta itu mengatakan susunan kabinet di periode mendatang diharapkan mampu mencapai target yang ditentukan Jokowi.
"Kabinet yang diharapkan adalah yang bisa kerja cepat, fokus, terukur. Kalau enggak berhasil ya di-reshuffle," ucap Jokowi.
[Gambas:Video CNN]
(fra/gil)