DKI Panggil Ahli Asing Ketimbang Kirim Siswa ke Jerman

CNN Indonesia | Selasa, 20/08/2019 02:35 WIB
DKI Panggil Ahli Asing Ketimbang Kirim Siswa ke Jerman Ilustrasi pelajar SMK. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah DKI Jakarta mendatangkan sekitar 60 ahli dari Jerman untuk membantu siswa-siswi SMK di Jakarta. Gubernur Anies Baswedan menyatakan langkah itu lebih efisien ketimbang mengirim sejumlah pelajar untuk menimba ilmu di luar negeri.

Para ahli tersebut disebar di seluruh SMK untuk membagikan pengalaman kepada para siswa.
"Jika kita harus mengirimkan para siswa ke Jerman, maka dana yang dibutuhkan luar biasa banyak. Jauh lebih efisien, apabila kita mendatangkan pakarnya dari Jerman, datang ke Indonesia," kata Anies di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Senin (19/8).

Anies mengungkapkan kedatangan para ahli diharapkan bisa memberikan inspirasi kepada anak SMK di Jakarta. Kemudian para ahli bisa memberikan gambaran pekerjaan di luar negeri mengenai masing-masing keahlian yang ia tekuni.


"Kehadiran mereka di ruang kelas bisa jadi hanya sebentar secara fisik. Tetapi inspirasi yang mereka hadirkan akan bersama dengan para siswa sepanjang perjalanan karir anak-anak itu," jelas Anies.

"Mudah-mudahan kedatangan mereka di Jakarta, pengalaman di Jakarta membuat mereka menempatkan Jakarta sebagai rumah barunya di masa yang akan datang," lanjut dia.
Para ahli dari Jerman, ujar Anies, berkata bahwa anak-anak di Jakarta memiliki tingkat keinginan tahu yang sangat tinggi. Bagi para ahli tersebut, ini merupakan modal bagi anak Jakarta untuk terus menjadi seorang yang sukses.

"Anak-anaknya yang tadi mereka istilahkan penuh dengan rasa ingin tahu. Kalau siswa memiliki curiosity, maka itu tanda-tanda anak kita adalah pembelajar. Itu tanda-tanda yang sangat positif sekali," tegas Anies.

Terakhir, Anies pun di depan para ahli meminta agar para ahli dan para pengusaha di Indonesia tak ragu merekrut lulusan SMK. Menurut Anies, kualitas lulusan SMK di Jakarta memiliki daya saing dan kualitas yang sangat baik.

"Kita punya begitu banyak sekolah yang menghasilkan anak-anak yang terampil. Rekrut mereka. Tidak perlu menengok jauh-jauh. Rekrut mereka. Bantu kembangkan sekolah-sekolah yang ada di Jakarta," tutup dia.
Ahli yang didatangkan memiliki sejumlah keterampilan. Beberapa di antaranya ialah ahli desain situs, bisnis daring, teknik komputer dan keamanan jaringan. Kemudian ahli kuliner, produksi film pendek hingga manajemen perhotelan. (ctr/ayp)