Getah Getih Dibongkar, Anies Ganti dengan Batu dan Tanaman
CNN Indonesia
Rabu, 21 Agu 2019 12:50 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengganti seni instalasi bambu Getah Getih yang sebelumnya terletak di dekat Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Instalasi seni diganti dengan sebuah tumpukan batu yang disusun dengan rapi.
Susunan batu itu diikat dengan sebuah pagar menyerupai kawat. Kemudian di atasnya di letakkan sejumlah tanaman bunga.
Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta Suzi Marsitawati mengaku tumpukan batu tersebut sengaja disusun rapi.
"Ada tiga pilar susunan batu atau biasanya disebut dengan Gabion (bronjong) dan kami pasang sejumlah tanaman diatasnya," kata Suzi kepada CNNIndonesia.com, Rabu (21/8).
Suzi menjelaskan tanaman yang ditanam di atas tumpukan batu merupakan tanaman yang dapat menyerap polusi. Ini sejalan dengan Instruksi Gubernur nomor 66 tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.
"Kami tanami tanaman polutan seperti Bogenvil, Loly pop dan Sansiviera," ujar dia.
Suzi menyatakan cara penanaman tanaman tersebut memang menggunakan Gabion. Ia membantah penanaman Gabion hanya sebagai bentuk estetika.
"Memang dibuat seperti itu (Bukan hanya untuk estetika)," kata dia.
Sebelum Gabion, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat Getih Getah di seputaran Bundaran HI. Getih Getah pun dibongkar dan sempat berpolemik karena mengeluarkan biaya sekitar Rp550 juta.
[Gambas:Video CNN] (ctr/ugo)
Susunan batu itu diikat dengan sebuah pagar menyerupai kawat. Kemudian di atasnya di letakkan sejumlah tanaman bunga.
Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta Suzi Marsitawati mengaku tumpukan batu tersebut sengaja disusun rapi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Instalasi seni getah getih. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar) |
"Kami tanami tanaman polutan seperti Bogenvil, Loly pop dan Sansiviera," ujar dia.
Sebelum Gabion, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat Getih Getah di seputaran Bundaran HI. Getih Getah pun dibongkar dan sempat berpolemik karena mengeluarkan biaya sekitar Rp550 juta.
[Gambas:Video CNN] (ctr/ugo)
Instalasi seni getah getih. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)