Fraksi PDIP Setuju Wacana Pemekaran Jakarta Bekasi Depok

CNN Indonesia | Kamis, 22/08/2019 10:52 WIB
Fraksi PDIP Setuju Wacana Pemekaran Jakarta Bekasi Depok Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. (Detikcom/Ari Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono setuju dengan wacana pemekaran Bekasi dan Depok ke wilayah DKI Jakarta. Namun Gembong menyatakan ada sejumlah hal yang perlu dilalui untuk melakukan pemekaran hingga Bekasi dan Depok.

"Kalau ditanya fraksi PDI perjuangan kami pasti setuju dengan wacana itu. Tapi persetujuan itu kan harus melalui kajian yang lebih. Persetujuan perlu lihat kajian tadi," kata Gembong saat dihubungi, Kamis (22/8).

Gembong menjelaskan setidaknya ada tiga poin yang harus diperhatikan untuk mencapai kesepakatan pemindahan. Pertama, pemekaran ialah sepenuhnya kewenangan pemerintah pusat.


Kedua, kebutuhan soal kajian komprehensif penggabungan beberapa daerah ke DKI Jakarta. Dan ketiga, perlu ada dengar pendapat dengan warga mengenai wacana penggabungan tersebut.


"Tiga hal ini perlu dikaji mendalam, agar apapun yang nanti diputuskan menjadi keputusan yang memang menjadi kehendak semua pihak," ujarnya.

"Kalau ditanyakan apakah Fraksi PDI Perjuangan setuju? Kalau soal setuju atau tidak setujunya kalau sudah menjadi kewenangan keputusan saya kira PDI Perjuangan pasti akan menyokong itu. Sepakat sih," lanjut dia.

Menurut Gembong, wacana pemekaran DKI Jakarta terjadi karena hembusan perpindahan Ibu Kota ke Kalimantan. Menurut Gembong wajar jika muncul wacana tersebut.

Gembong pun yakin tidak ada masalah dengan anggaran jika Bekasi dan Depok bergabung dengan DKI Jakarta. Gembong mengatakan ada timbal balik pendapatan daerah yang dimiliki Jakarta dari bergabungnya dua kota tersebut.


"Ada kompensasi PAD yang bisa dimasukkan juga. Secara otomatis katakanlah Bekasi, Depok masuk, PAD kita akan bertambah juga. Kalau soal itu (anggaran) enggak terlalu problem karena dua daerah ini juga kan gemuk juga dalam arti PAD nya," tutup dia.

Sebelumnya diberitakan Wali Kota Bogor Bima Arya sempat mengusulkan pembentukan provinsi Bogor dengan melibatkan Bekasi. Namun Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku lebih memilih bergabung ke Jakarta ketimbang wilayah Bogor.

Effendi menyatakan ikatan Bekasi lebih erat dengan Jakarta karena keberadaan TPST Bantar Gebang. Senada, baru-baru ini Wali Kota Depok M. Idris Abdul Somad pun memilih bergabung ke Jakarta ketimbang ke Bogor.

Menurutnya, dari segi kultural Depok dan Jakarta banyak memiliki kesamaan dari kebudayaan Betawi. Selain itu ia mengatakan hampir setengah lebih warga Depok hilir mudik ke Jakarta setiap harinya untuk bekerja.


[Gambas:Video CNN] (ctr/pmg)