PDIP Minta Rizieq Tak Berilusi soal Jokowi dan Arab Saudi

CNN Indonesia | Sabtu, 24/08/2019 13:32 WIB
PDIP Minta Rizieq Tak Berilusi soal Jokowi dan Arab Saudi Pentolan FPI Rizieq Shihab. (REUTERS/Darren Whiteside).
Jakarta, CNN Indonesia -- Politikus PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno membantah tudingan Rizieq Shihab yang menuding pemerintah Indonesia saat ini di balik pencekalan dirinya oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Dia meminta Pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu tak mengkhayal soal tudingan tersebut.

Hendrawan menyebut tak pernah terbersit sekalipun dalam benaknya bahwa pemerintah yang mengatur pencekalan seperti yang dituding Rizieq tersebut. Baginya, Rizieq hanya berilusi yang dibangun berdasarkan rasa kecewa atau benci.

"Tak pernah terbersit skenario yang dibayangkan RS tersebut. Jangan kita disibukkan dengan bangunan ilusi (Rzieiq) yang dasarnya hanya perasaan, kekecewaan, kegelisahan atau kebencian," kata Hendrawan melalui pesan singkat, Sabtu (24/8).


Hendrawan menilai justru selama ini Rizieq yang dengan sengaja 'lari' ke Arab Saudi demi membangun kesan ketokohan agar menjadi sosok yang disegani oleh masyarakat Indonesia.

Rizieq secara sengaja memposisikan dirinya sebagai 'king maker' dalam pergulatan politik di Indonesia. Kesan itu pun secara jelas bisa terkonfimasi saat video pidatonya ditampilkan dalam kampanye akbar salah satu calon presiden saat Pilpres 2019.

"RS secara sengaja bermaksud memposisikan dirinya sebagai maestro atau king-maker dalam pergulatan politik di Indonesia. Ketika pidatonya ditayangkan dalam kampanye putaran terakhir Pilpres, penilaian kita mendapat tambahan konfirmasi empirik," kata dia.

Terkait tudingan Rizieq itu, CNNIndonesia.com mencoba mengonfirmasi ke Deputi V bidang Politik, Hukum, Keamanan dan Hak Asasi Manusia Kantor Staf Presiden (KSP), Jaleswari Pramodhawardani. Namun, Jaleswari engga berkomentar terkait tudingan Rizieq tersebut.

"Saya no comment ya," kata Jaleswari saat dihubungi melalui telepon.

Sebelumnya, Rizieq Sihab memaparkan alasan ia dan keluarganya yang tak kunjung pulang ke Indonesia setelah kurang lebih 2,5 tahun menetap di Makkah, Arab Saudi.

Menurut Rizieq, ia dan keluarganya saat ini dicekal Kerajaan Arab Saudi, gara-gara 'negosiasi' pemerintah Indonesia terhadap Arab Saudi.

Hal tersebut disampaikan Rizieq melalui rekaman suara yang diputar di Milad ke-21 FPI di Stadion Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (24/8).

"Allhamdulillah, dengan aneka ragam makar yang dilakukan oleh musuh-musuh kami, khususnya oleh rezim zalim dan curang yang selalu membujuk pemerintah Saudi untuk mempersulit saya selama di kota suci Mekah," ucap Rizieq.

Atas dasar itu, Rizieq pun bersumpah tak akan meminta bantuan pemerintahan Jokowi yang dia anggap sebagai rezim zalim.

"Demi Allah saya tidak akan meminta bantuan rezim zalim Indonesia apalagi mengemis untuk cabut cekal saya di Saudi," kata Rizieq.

[Gambas:Video CNN] (tst/osc)