Tiga Penumpang Meninggal dalam Insiden KM Santika Terbakar

Antara, CNN Indonesia | Sabtu, 24/08/2019 15:51 WIB
Total penumpang yang dievakuasi dari KM Santika yang terbakar mencapai 303 orang, tiga di antaranya meninggal dunia. Sejumlah korban kapal terbakar KM Santika Nusantara dinaikkan mobil patroli menuju Gapura Surya Nusantara setelah turun dari KM Dharma Ferry VII yang bersandar di dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (23/8) malam. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama tim gabungan telah mengevakuasi sebanyak 303 penumpang dan awak Kapal Motor (KM) Santika Nusantara yang terbakar di Perairan Masalembu, Jawa Timur.

Tholib Vatelehan kepada wartawan memastikan jumlah korban yang telah dievakuasi tersebut terdata hingga pukul 11.00 WIB.

"Dari 303 penumpang yang kami evakuasi, tiga di antaranya meninggal dunia," ujar Juru bicara Basarnas Surabaya, Tholib Vatelehan, Sabtu (24/8) dikutip dari Antara.


Semua penumpang yang dievakuasi, termasuk yang meninggal, kata dia, saat ini sudah berada di atas Kapal Negara (KN) Cundamani dan dalam perjalanan evakuasi menuju Surabaya.
"Para korban yang dievakuasi KN Cundamani diperkirakan sampai Surabaya pada sekitar pukul 16.00 WIB nanti sore," ucapnya.

Sedangkan puluhan korban tadi malam telah dievakuasi terlebih dahulu ke Surabaya menggunakan dua kapal, yaitu 64 orang menggunakan kapal penumpang KM Dharma Ferry VII, serta 23 orang menggunakan kapal niaga KM Spill Citra.

Selain itu, Tholib menambahkan, terdapat 161 korban yang kemarin dari perairan Masalembu dievakuasi ke Sumenep, Madura, Jawa Timur, dan hari ini dibawa ke Surabaya menggunakan bus.

"Tim SAR gabungan sampai sekarang masih terus melakukan pencarian korban," ujarnya.

KM Santika Nusantara diinformasikan terbakar di perairan Masalembu pada sekitar pukul 20.45 WIB, Kamis (22/8), saat sedang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kapal penumpang jenis roll on - roll off (roro) itu, selain membawa ratusan penumpang, yang jumlahnya sampai sekarang masih belum terkonfirmasi secara pasti, juga memuat 84 unit kendaraan berbagai jenis.
[Gambas:Video CNN] (ain/ain)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK