"Ada saatnya nanti untuk ditanggapi," tutur Antam saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (26/8).
Dia tidak merinci kapan membuka suara untuk menanggapi tudingan miring. Antam mengaku saat ini hanya ingin fokus menjalani tahapan seleksi capim KPK yang masih berjalan terlebih dahulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tes kesehatan dan tes selanjutnya kami ikuti saja, enggak ada persiapan apa-apa. Berdoanya saja yang diperbanyak," ujarnya.
Di samping Antam, Koalisi juga menyoroti Kapolda Sumsel Irjen Firli yang merupakan eks Deputi Penindakan KPK. Dia diduga melakukan pertemuan dengan salah seorang kepala daerah yang sedang diperiksa oleh KPK dalam sebuah kasus dugaan korupsi.
Belum diberikan sanksi, Firli sudah ditarik kembali dari KPK ke Polri.
Mengenai hal itu, penasihat KPK Mohammad Tsani Annafari bertekad mengundurkan diri jika seorang yang pernah melanggar etik terpilih sebagai pimpinan KPK yang baru. Bahkan, dia berencan mundur sebelum pimpinan KPK yang baru dilantik.
"Bila orang-orang yang bermasalah terpilih sebagai komisioner KPK, Insya Allah saya akan mengundurkan diri sebagai penasihat KPK sebelum mereka dilantik," kata Tsani Annafari, di Jakarta mengutip Antara, Minggu (25/8).
[Gambas:Video CNN] (bmw/sur)