Politisi Gerindra Yakin Sandiaga Jadi Kader Lagi di Rakernas

CNN Indonesia | Senin, 02/09/2019 11:41 WIB
Politisi Gerindra Yakin Sandiaga Jadi Kader Lagi di Rakernas Politisi Gerindra Andre Rosiade yakin Sandiaga Uno akan kembali menjadi kader partainya usai mengundurkan diri sejak Pilpres 2019 lalu (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade yakin mantan wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan kembali menjadi kader partainya. Rapat Kerja Nasional di Hambalang, Bogor pada 21 September mendatang bisa menjadi momen Sandi kembali menjadi kader.

Andre menyebut momen kembalinya Sandi bisa dalam rapat kerja nasional (Rakernas), pada 21 September mendatang di Hambalang, Bogor.

"Insyaallah saya yakin Sandi kembali ke Gerindra dalam Rakernas," kata Andre di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/9).


Namun, Andre enggan berkomentar lebih jauh soal kemungkinan mantan calon wakil presiden itu kembali ke partai yang dipimpin Prabowo Subianto. Ia juga tak mau berkomentar soal kabar Sandi menjadi kader PAN.

"Enggak komentar. Enggak," ujarnya.
Diketahui, Sandiaga Salahuddin Uno mengundurkan diri sebagai kader Gerindra pada saat maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019 lalu. Kala itu, Sandi menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina.

Bos PT Saratoga Investama Sedaya itu mundur karena diminta oleh Prabowo selaku Ketua Umum Gerindra. Dia tak ingin ada kesan bahwa pasangan Prabowo-Sandi hanya milik Gerindra saja.

Pada Pilpres 2019 lalu, Prabowo-Sandi diusung oleh Gerindra, PAN, PKS, Demokrat dan Berkarya.

"Beliau harus diterima partai-partai lain. Saya meminta beliau mundur dari Gerindra. Padahal, beliau sudah meniti karier di Gerindra cukup lama. Sekarang Wakil Ketua Dewan Pembina," ujar Prabowo di rumahnya, Jalan Kertanegara, Jakarta (9/8/2018).
"Beliau mundur dari jabatan-jabatan itu, mundur dari Gerindra untuk bisa diterima sebagai calon independen," lanjutnya.

Pilpres 2019 usai. Prabowo-Sandi kalah atas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Partai politik Koalisi Indonesia Adil Makmur yang mengusung Prabowo-Sandi pun telah dibubarkan. Dengan begitu, sudah tidak lagi keterikatan seperti saat tahapan Pilpres 2019 masih berjalan.

[Gambas:Video CNN] (fra/bmw)