Anies Tunggu Solusi Pemerintah Pusat soal Pencari Suaka

CNN Indonesia | Selasa, 03/09/2019 15:03 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan menyebut pihaknya telah melaksanakan tugas kemanusiaan sejak Agustus kepada para pencari suaka yang mengungsi di DKI Jakarta. Sejumlah pencari suaka mengangkat barang-barang miliknya di tempat penampungan sementara di Kalideres, Jakarta. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya sedang menunggu sikap pemerintah pusat terkait pencari suaka di Kalideres, Jakarta Barat.

Anies menyebut pemerintah pusat juga masih mencari solusi untuk pemindahan para pencari suaka.

"Tadi pagi saya koordinasi dengan pemerintah pusat, mereka juga sedang mencari tempat baru. Kita tunggu," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/9).


Anies menjelaskan sejauh ini Pemprov DKI hanya bisa membantu para pengungsi atas nama kemanusiaan. Namun secara struktural, soal pengungsi bukanlah tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Sejak Agustus lalu, Anies mengatakan DKI telah melakukan tugas atas nama kemanusiaan terkait makanan dan kebutuhan lainnya pengungsi. Namun bantuan itu kini dihentikan.

Menurutnya bisa saja DKI memberikan lahan untuk para pengungsi. Namun lagi-lagi ia mengatakan bahwa instruksi tergantung pemerintah pusat.

"Tadi pagi saya koordinasi dengan pemerintah pusat soal itu, mereka sedang mencari solusi tempat, kalau sudah kita kebut. Tapi harus nunggu dari pusat dulu, gimana arahnya," tutup dia.

Sebelumnya, sejak Agustus DKI telah menampung para pengungsi dari trotoar Kebon Sirih ke kawasan Kali Deres. Sejak 31 Agustus lalu, DKI menghentikan bantuan yang diberikan.

Sebagian pengungsi masih bertahan di lokasi tempat penampungan menunggu pemindahan. Selama masa penantian, Unhcr sudah menyalurkan bantuan makanan kepada para pengungsi.
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik DKI Jakarta Taufan Bakri mengatakan mengatakan para pengungsi yang masih dilokasi ialah mereka yang masih menunggu waktu pemindahan.

"Data terakhir, kurang lebih 500-an yang dipindahkan, yang belum sekitar 300-an. Karena ada suaka yang datang lagi, kemarin siang saya ke Kalideres, ada yang baru datang dari Cisarua," kata Taufan saat dihubungi, Senin (2/9).

Taufan mengatakan pihaknya juga masih melakukan negosiasi kepada sejumlah pemangku kepentingan. Beberapa di antaranya ialah Badan PBB untuk pengungsi (UNHCR), Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan hingga Kementerian Luar Negeri.

Menurut Taufan Pemprov DKI sedianya bertindak tegas dalam menyelesaikan masalah kasus pencari suaka. Namun karena alasan kemanusiaan, dia mengatakan DKI pun memberi kelonggaran kepada para pengungsi.
[Gambas:Video CNN] (ctr/ain)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK