Ia mengaku senang karena festival yang menandai bakal masuknya Tahun Baru Islam 1441 Hijriah itu bisa menjadi ladang manfaat bagi masyarakat dengan latar ekonomi rendah.
Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Transmedia Group menggelar Jakarta Muharram Festival dalam rangka merayakan penggantian tahun hijriah malam ini. 1 Muharram 1441 Hijriah akan jatuh pada esok atau Minggu (1/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anies menyatakan tujuan utama Jakarta adalah mendorong kesetaraan kesempatan. Kesempatan yang dimaksud mengacu kepada berbagai hal, seperti kesempatan berkarya, mendapat kehidupan yang lebih baik, hingga hidup yang sejahtera.
"Insya Allah dengan kerjasama bersama seluruh masyarakat kita akan terus perbarui Jakarta dalam segala aspek. Termasuk membuka kesempatan yang sama kepada siapapun untuk merasakan kemajuan ekonomi," tutur mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.
Kesetaraan kesempatan yang dimaksud Anies juga mengacu pada pelebaran trotoar yang dilakukan di berbagai lokasi di DKI Jakarta.
"Bapak ibu bisa lihat trotoar kita lebar. Jalan bukan hanya untuk roda, tapi jalan juga untuk kaki. Dengan begitu kita semua bisa merasakan kota yang ramah bagi semua," tambahnya.
"Tapi setiap tempat tentu berbeda, ada yang ditambahkan dengan berbagai fungsi yang lain, ada yang tidak bisa, jadi bukan seragam di semua tempat," ujar Anies kala itu di Balai Kota, Jakarta Pusat.
Walau sudah menyinggung perihal rencana trotoar multifungsi tersebut, Anies belum menggamblangkannya lebih mendetail. Ia hanya menjelaskan pihaknya sedang memastikan solusi yang dimiliki cocok untuk semua bentuk dan ukuran jalan.
"Karena itu saya tidak mau statement partial karena ini membangun kota dengan variasi jalan yang luar biasa. Ada yang jalan lebarnya 30 meter, ada jalan yang lebarnya hanya 8 meter, ada yang hanya 6 meter," ujar Anies.
"Contoh saja di trotoar di dekat bundaran HI. di dekat FX (Sudirman) itu ada kegiatan seni musik. Itu kan di trotoar juga. Nah, maksud saya tuh pemanfaatannya bisa banyak. Dan kita ingin Jakarta adil bagi semua, jangan Jakarta itu hanya milik sebagian," ujarnya.