Anies Banggakan Manfaat Muharram Festival bagi Warga Jakarta

CNN Indonesia | Sabtu, 31/08/2019 22:47 WIB
Anies Banggakan Manfaat Muharram Festival bagi Warga Jakarta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan dalam Jakarta Muharram Festival, 31 Agustus 2019. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membanggakan Jakarta Muharram Festival yang digelar malam ini di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Ia mengaku senang karena festival yang menandai bakal masuknya Tahun Baru Islam 1441 Hijriah itu bisa menjadi ladang manfaat bagi masyarakat dengan latar ekonomi rendah.

Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Transmedia Group menggelar Jakarta Muharram Festival dalam rangka merayakan penggantian tahun hijriah malam ini. 1 Muharram 1441 Hijriah akan jatuh pada esok atau Minggu (1/9).


"Manfaat dari kegiatan ini dirasakan sampai mereka yang paling bawah. Mereka dengan tingkat sosial ekonomi masih lemah. Tetapi dengan kegiatan seperti ini mereka ikut merasakan manfaat ekonomi yang amat besar," ujar Anies dalam pidato pembukaan Jakarta Muharram Festival.

Anies merujuk pada banyaknya pedagang-pedagang kecil yang berjualan di sekitar area festival.

"Dari tadi sore ribuan pedagang-pedagang kecil semuanya menyemut. Merasakan manfaat hadirnya begitu banyak masyarakat Jakarta di Bundaran HI ini," ujar Anies.

Anies menyatakan tujuan utama Jakarta adalah mendorong kesetaraan kesempatan. Kesempatan yang dimaksud mengacu kepada berbagai hal, seperti kesempatan berkarya, mendapat kehidupan yang lebih baik, hingga hidup yang sejahtera.

"Insya Allah dengan kerjasama bersama seluruh masyarakat kita akan terus perbarui Jakarta dalam segala aspek. Termasuk membuka kesempatan yang sama kepada siapapun untuk merasakan kemajuan ekonomi," tutur mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

Kesetaraan kesempatan yang dimaksud Anies juga mengacu pada pelebaran trotoar yang dilakukan di berbagai lokasi di DKI Jakarta.

"Bapak ibu bisa lihat trotoar kita lebar. Jalan bukan hanya untuk roda, tapi jalan juga untuk kaki. Dengan begitu kita semua bisa merasakan kota yang ramah bagi semua," tambahnya.

Terkait trotoar, pada Kamis (29/8), Anies menyinggung pula rencana menjadikan trotoar jadi multifungsi yang bisa menampung Pedagang Kaki Lima (PKL) hasil relokasi dari beberapa titik. Ia mengatakan trotoar multifungsi itu bisa memfasilitasi banyak hal, bukan hanya untuk pejalan kaki alias pedestrian saja. Nantinya, sambung Anies, Di setiap tempat trotoar multifungsi akan dibuatkan dengan fungsi yang berbeda.

"Tapi setiap tempat tentu berbeda, ada yang ditambahkan dengan berbagai fungsi yang lain, ada yang tidak bisa, jadi bukan seragam di semua tempat," ujar Anies kala itu di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Walau sudah menyinggung perihal rencana trotoar multifungsi tersebut, Anies belum menggamblangkannya lebih mendetail. Ia hanya menjelaskan pihaknya sedang memastikan solusi yang dimiliki cocok untuk semua bentuk dan ukuran jalan.

"Karena itu saya tidak mau statement partial karena ini membangun kota dengan variasi jalan yang luar biasa. Ada yang jalan lebarnya 30 meter, ada jalan yang lebarnya hanya 8 meter, ada yang hanya 6 meter," ujar Anies.

Anies pun mencontohkan penggunaan trotoar di sekitaran kawasan Jalan Jenderal Thamrin dan Sudirman--dari Bundaran HI hingga Bundaran Patung Pemuda Senayan, yang juga kerap dijadikan sebagai tempat berseni. Anies berharap hal serupa juga bisa dijadikan solusi untuk penataan PKL.

"Contoh saja di trotoar di dekat bundaran HI. di dekat FX (Sudirman) itu ada kegiatan seni musik. Itu kan di trotoar juga. Nah, maksud saya tuh pemanfaatannya bisa banyak. Dan kita ingin Jakarta adil bagi semua, jangan Jakarta itu hanya milik sebagian," ujarnya.

(fey/kid)