Anjing tersebut lalu dibawa untuk diobservasi di Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan (Pusyankeswannak), Ragunan, Jakarta Selatan.
"Sudah kami amankan lalu kami bawa untuk diobservasi mau dicek dulu," kata Darjamuni kepada CNNIndonesia.com, Selasa (3/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Darjamuni mengatakan pihaknya mendapatkan laporan mengenai anjing tersebut kemarin, Senin (3/9). Anjing tersebut diketahui menyerang seorang korban yang merupakan seorang ART.
"Akhirnya mendapat izin pemilik [untuk membawa anjing] tadi pagi. Jadi tadi pagi baru kita bawa," jelas Darjamuni.
"Iya ini anjing pemburu dan sekarang usianya kurang lebih tiga tahun," kata Yuli kepada CNNIndonesia.com.
Yuli mengatakan pengamanan dilakukan langsung pihaknya sesuai standar prosedur operasi (SOP). Selanjutnya, dilakukan observasi untuk mengidentifikasi kesehatan anjing sehingga menyerang ART hingga tewas.
"Kita cek dulu apakah dia terkena rabies atau tidak. Sudah kita amankan," tutup dia.
Sementara itu, polisi telah memeriksa pemilik anjing yang menggigit ART-nya hingga tewas. Anjing jenis Malinois Belgiatersebut diketahui milik keluarga presenter Bimo Aryo.
"Suaminya (Bimo Aryo) proaktif ke polsek untuk awalnya dia datang ke sini suaminya," kata Kapolsek Cipayung Kompol Rasyid saat dikonfirmasi, Selasa (3/9).
Rasyid mengatakan pihak keluarga korban sebenarnya sudah berdamai dengan keluarga Bimo Aryo. Keluarga korban pun sudah mendapat uang santunan atas kematian ART yang diduga akibat gigitan anjing milik keluarga Bimo Aryo itu.
Lihat juga:Pelihara Anjing Tingkatkan Kesehatan Jantung |