Saling Ejek di Medsos Jadi Pemicu Tawuran Manggarai

CNN Indonesia | Kamis, 05/09/2019 14:07 WIB
Saling Ejek di Medsos Jadi Pemicu Tawuran Manggarai Ilustrasi tawuran warga. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi mendeteksi penyebab tawuran kerap terjadi di Manggarai, Jakarta Selatan, dipicu saling ejek di media sosial. Tawuran antarwarga tersebut kerap terjadi berulang, hingga tak jarang mengganggu perjalanan kereta commuter line.

"Turun temurun, masalahnya sepele aja ejek-ejekan di medsos, tantang-tantangan di medsos, ya begitu aja modelnya dari dulu," ujar Kapolsek Tebet Kompol Alam Nur saat dikonfirmasi, Kamis (5/9).

Menurut Alam, mulanya saling ejek dan aksi tawuran itu hanya terjadi di kalangan pelajar. Namun, lama-kelamaan warga sekitar juga mulai ikut serta dalam aksi tawuran itu.


"Seperti kemarin itu kan dari Menteng Tenggulun ngelempar ke Manggarai, bereaksilah orang-orang Manggarai," ujarnya.

Upaya mencegah terulangnya aksi tawuran, dikatakan Alam, pihaknya selalu melakukan komunikasi dengan tokoh masyarakat hingga tokoh pemuda setempat. Tak hanya itu, pihak kecamatan, kelurahan, hingga Koramil juga ikut terlibat.

Buntut tawuran warga yang terjadi pada Rabu (4/9), kata Alam, pihaknya juga telah berusaha melakukan komunikasi. Hanya saja aksi tawuran telah lebih dulu terjadi.

"Kapolsek udah mau ke seberang tapi pecah duluan, kita udah janjian, langkah-langkah itu sudah kita tempuh sesuai dengan arahan kapolres, kapolda sudah kita lakukan," tutur Alam.

Lebih lanjut, disampaikan Alam, saat ini anggota Polsek Tebet dibantu tambahan personel dari Polres dan Polda masih terus berjaga di lokasi untuk mencegah aksi tawuran kembali terjadi.

Sebelumnya, tawuran antarwarga terjadi di sekitar Manggarai, Jakarta Selatan pada pukul 16.41 WIB, Rabu (4/9).

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama mengatakan tawuran terjadi saat pihak Kecamatan dan Kelurahan akan mengadakan pertemuan di JPO Jayakarta Menteng Tenggulun.

Tawuran melibatkan dua kelompok warga: antara daerah Magazen Manggarai Selatan dan warga Menteng Tenggulan. Polisi bahkan sempat menembakkan gas air mata untuk menghentikan aksi tawuran itu.

Tawuran itu bahkan sempat mengganggu perjalanan KRL yang akan melintas di Stasiun Manggarai. Bahkan, salah satu KRL yang terpaksa berhenti di dekat lokasi tawuran terkena imbas lemparan berbagai macam benda. (dis/ain)