Anggota FBR Jadi Korban Salah Sasaran Pembacokan, Satu Tewas

CNN Indonesia | Selasa, 23/04/2019 21:00 WIB
Anggota FBR Jadi Korban Salah Sasaran Pembacokan, Satu Tewas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Forum Betawi Rempug (FBR) menjadi korban salah sasaran saat terjadi bentrokan sekelompok orang di Jakarta Barat, Selasa (23/4).

Ketua Umum FBR Lutfi Hakim mengatakan dua anggota FBR tengah berjaga di gardu FBR yang lokasinya tak jauh dari sebuah tempat hiburan malam di Jakarta Barat, Selasa dini hari. Kemudian terjadi keributan antar dua kelompok di tempat hiburan malam tersebut.

Keributan itu, kata Lutfi meluas hingga mencapai ke gardu FBR.

"Pengunjungnya ada ribut, ada yang lari keluar dan saat pengejaran itu, yang mengejar itu kemudian membabi buta, karena ada korban juga ada satpam, termasuk anggota kita yang ada di gardu," kata Lutfi saat dikonfirmasi.


Lutfi menuturkan akibat kejadian itu dua anggota FBR menjadi korban. Satu anggota meninggal saat dibawa ke rumah sakit, sedangkan satu anggota lainnya terluka di bagian jari.

Lebih lanjut, Lutfi menegaskan bahwa FBR tidak ikut terlibat dalam bentrok. Anggota FBR, sambungnya justru menjadi korban salah sasaran dari bentrokan itu.

"Intinya dari FBR menegaskan itu bukan bentrok FBR, tapi korban salah sasaran," ucap Lutfi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu menyampaikan pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Selain itu, juga telah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"Kami sudah mengidentifikasi pelaku dan sedang kami buru pelakunya," ujarnya.

Dikatakan Edi, keributan tersebut diduga disebabkan kesalahpahaman. Kemudian, karena kondisi pelaku diduga dalam keadaan pengaruh minuman keras.

"(Diduga) ketersinggungan saja antara dua kelompok salah paham," ucap Edi.

Korban, sambung Edi, sempat melerai dua kelompok tersebut namun justru mendapat bacokan hingga akhirnya tewas.

Selain dua anggota FBR, tiga orang warga juga terluka dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

"Untuk korban jiwa ada satu, dan korban luka ada beberapa nanti kita periksa lagi," katanya.
[Gambas:Video CNN] (dis/ugo)