Formappi: Tiada Partai yang Bisa Klaim Wakili Seluruh Rakyat

CNN Indonesia | Jumat, 06/09/2019 01:20 WIB
Formappi: Tiada Partai yang Bisa Klaim Wakili Seluruh Rakyat Ilustrasi Gedung DPR. (Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus mengatakan semua partai politik (parpol) yang lolos ke DPR pada periode 2019-2024 tak bisa mengklaim sebagai representasi dari seluruh rakyat Indonesia.

Sebab, semua parpol dinilai tak berhasil meloloskan para caleg-calegnya ke parlemen di semua daerah pemilihan (dapil) dalam Pemilu 2019.

"Tak satu pun partai yang bisa mengklaim menjadi wakil seluruh rakyat Indonesia. Tidak semua Parpol mampu mendudukkan calegnya [di DPR] di semua dapil," kata Lucius di Kantor Formappi, Jakarta, Kamis (5/9).


Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan 80 dapil di seluruh Indonesia untuk anggota DPR RI. Jumlah itu meningkat dari Pemilu 2014 lalu yang hanya 77 dapil.

Lebih lanjut, Lucius lantas merinci bahwa PDIP yang ditetapkan sebagai pemenang pemilu 2019 hanya mampu meloloskan legislatornya ke DPR di 74 Dapil di 31 provinsi. Jumlah yang sama seperti PDIP juga diraih oleh Partai Golkar dalam Pemilu 2019 ini dengan meraih kursi di 74 dapil dan 31 provinsi.

Selanjutnya, berturut-turut ditempati oleh Partai Gerindra yang berhasil maraih kursi anggota dewan dari 68 dapil di 26 provinsi, Partai NasDem (51 dapil di 28 provinsi), PKB (47 dapil di 17 provinsi), PKS (45 dapil dan 19 provinsi), PAN (42 dapil dan 22 provinsi) serta PPP (19 dapil dari 10 provinsi).

Lucius menduga konsolidasi yang dilakukan mesin parpol masih belum merata hingga seluruh Indonesia. Ia lantas meyakini kerja-kerja parpol diseluruh Indonesia hanya sebatas menjelang pemilu saja.

"Itu artinya konsolidasi partai ada yang masih belum merata sampai ke semua dapil. Jadi jangan-jangan kerja partai hanya musiman," kata dia.

(rzr/arh)