Arifin mengklaim selama ini pihaknya telah menempatkan kurang lebih 100 personel di kawasan Tanah Abang. Setelah terjadi pemalakan tersebut, dia mengaku telah menambah 50 personel, sehingga kini ada 150 personel yang berjaga.
"Tapi sekarang kita tambahkan lah personel. Yang kita tempatkan di sana kan 150. [Sebelumnya] lebih kurang yang ada di situ ada 100," jelasnya," kata Arifin saat dihubungi, Jumat (6/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara rutin memang sudah ada penempatan personel di beberapa titik yang memang dianggap rawan untuk membantu warga, seperti di sekitar pasar, stasiun," ujar dia.
Mereka lalu memaksa pengemudi membuka kaca dan menyerahkan uang.
Sejauh ini, Kepolisian telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus pemalakan tersebut. Mereka adalah T, MIA, MNH, dan S.
"Empat pelaku ditetapkan tersangka," kata Kapolsek Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono dalam keterangannya, Jumat (6/9).
[Gambas:Video CNN] (ani/bmw)