Polisi Bantah Beri Keistimewaan Anggotanya untuk Ganjil Genap

CNN Indonesia | Senin, 09/09/2019 18:06 WIB
Polisi Bantah Beri Keistimewaan Anggotanya untuk Ganjil Genap Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M. Nasir membantah pihaknya memberikan diskresi agar anggota polisi tidak kena tilang sistem ganjil genap (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ditlantas Polda Metro Jaya mengklaim tak memberikan diskresi terhadap anggota polisi dalam penindakan pelanggaran perluasan sistem ganjil genap di DKI Jakarta.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir menegaskan penindakan pelanggaran sistem ganjil genap berlaku menyeluruh, termasuk untuk anggota polisi.

"(Anggota polisi langgar ganjil genap) tetap ditindak," kata Nasir di Mapolda Metro Jaya, Senin (9/9).


Namun, lanjut Nasir, penindakannya tergantung pada petugas yang ada di lapangan. Yang paling penting petugas telah menyampaikan kepada yang bersangkutan telah melakukan pelanggaran sistem ganjil genap.

"Nanti tinggal kebijakan dari petugas di lapangan, tapi intinya pelanggaran sudah disampaikan," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tak ada keistimewaan bagi anggota Polri dalam penindakan pelanggaran sistem ganjil genap tersebut. Tindakan yang diberikan akan sama kepada pelanggar lainnya.

"Enggak ada (keistimewaan), tindakannya itu sama, melakukan pelanggaran ganjil genap ya ditindak, karena aturannya kan untuk semua," tutur Nasir.
Polisi Bantah Beri Keistimewaan Anggotanya untuk Ganjil GenapPenertiban aturan ganjil genap di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin(9/8). (CNN Indonesia/Daniela Dinda)

Sebelumnya, sejumlah mobil pribadi berpelat nomor genap yang dikendarai okum aparat dari kepolisian, kejaksaan dan sejumlah instansi pemerintah tampak melanggar area ganjil genap di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (9/9) pagi.

"Kami sifatnya hanya mengingatkan saja untuk mereka putar balik, sebab penindakan ada di ranah kepolisian (mobil pribadi). Kecuali kendaraan barang berpelat nomor hitam, kita bisa tindak," ujar petugas Dishub DKI Jakarta, Budi Wibowo, di Jakarta.
Sejak pukul 06.00 WIB, Budi Wibowo bersama rekannya, Danang Wibisono sudah bersiaga di Simpang Utan Kayu yang menjadi perlintasan pengendara dari arah Universitas Negeri Jakarta menuju Jalan Pramuka.

Sejumlah oknum pengendara berseragam polisi, kejaksaan dan sejumlah instansi pemerintah lainnya tampak melintas di kawasan ganjil genap tersebut menggunakan mobil berpelat pribadi berakhiran nomor genap.

Salah satunya seorang oknum pengendara berseragam polisi yang melintas di Simpang Utan Kayu. Dia hanya memberi kode hormat kepada petugas Dishub yang berjaga.

Petugas Dishub lalu meminta oknum aparat tersebut memutar arah mengambil jalur alternatif. Namun arahan tersebut tidak digubris. Mobil yang dikendarai aparat pun tetap melaju ke Jalan Pramuka.

"Biarin saja, yang penting kita sudah coba ingatkan. Nanti juga kena 'batunya'," kata petugas Dishub, Danang Wibisono.
[Gambas:Video CNN] (dis/bmw)