Kronologi Uang Rp1,6 M Raib di Halaman Kantor Gubernur Sumut

CNN Indonesia | Selasa, 10/09/2019 20:36 WIB
Kronologi Uang Rp1,6 M Raib di Halaman Kantor Gubernur Sumut Ilustrasi. (CNN Indonesia/Gentur Putro Jati)
Medan, CNN Indonesia -- Uang tunai yang raib dalam mobil di pelataran parkir depan kantor Gubernur Sumatera Utara ternyata berjumlah Rp1.672.985.500, bukan sebesar Rp1,8 miliar seperti diberitakan sebelumnya. Uang itu rencananya akan dibayarkan untuk honor kegiatan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di lintas Operasi Perangkat Daerah (OPD).

"Uang yang hilang tersebut bukan berjumlah Rp1,7 miliar atau Rp1,8 miliar seperti yang beredar di pemberitaan media, akan tetapi berjumlah Rp1.672.985.500," kata Kabag Humas Pemprov Sumut, M Ikhsan, Selasa (10/9) malam.
Uang itu raib pada Senin (9/9). Awalnya, sekitar pukul 14.00 WIB, Pembantu PPTK Muhammad Aldi Budianto bersama tenaga honorer BPKAD Indrawan Ginting sampai di Bank Sumut Cabang Utama, Jalan Imam Bonjol, Medan.

Sekitar pukul 14.47 WIB keduanya melakukan penarikan uang tunai sebesar Rp1.672.985.500. Kemudian pukul 15.40 WIB, keduanya sampai di Kantor Gubernur Sumut.


"Setelah sempat berputar sekali, keduanya parkir di pelataran parkir Kantor Gubernur," tutur Ikhsan.

Selanjutnya kedua orang itu langsung masuk ke Gedung Kantor Gubernur Sumut untuk salat dan absen pulang sekitar pukul 17.00 WIB. Namun, saat Indrawan Ginting hendak pulang, ternyata uang sudah tidak ada lagi di mobil.
"Jadi langsung ke Propam Polrestabes, lalu Propam menyarankan untuk membuat laporan secara resmi. Mereka diperiksa dan di BAP oleh pihak kepolisian," sebutnya

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumut Raja Indra Saleh menyampaikan, uang Rp1.6 miliar akan digunakan untuk honor kegiatan TAPD di lintas OPD.

"Uang diambil tunai karena akan didistribusikan ke masing-masing OPD yang terkait kegiatan TAPD. Itu berdasarkan SK Gubernur yang mendapat honor ini. Nanti kita lihat berapa jumlahnya. Ada semua sudah jelas, berapa honornya siapa orangnya di OPD mana dia, semua jelas," terangnya.

Ia mengaku pihaknya sudah melaporkan ke atasan, yakni Gubernur Sumut dan Sekdaprov Sumut.

"Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut berharap kepolisian dapat segera menuntaskan kasus ini," jelasnya.
Kepolisian Resor Kota Besar Medan telah menerima laporan kehilangan uang senilai Rp1,6 miliar di halaman Kantor Gubernur Sumatera Utara.

"Sudah, ini masih kita selidiki," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira saat dikonfirmasi Antara.

[Gambas:Video CNN] (fnr/wis)