"Urgensinya apa sih sebetulnya punya Istana di Papua? Menurut saya ya, nanti kalau yang lain minta bagaimana?," ujar dia kepada CNNIndonesia.com, Rabu (11/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain pendidikan, ia juga menyampaikan masyarakat Papua, terutama di pelosok belum mendapat pelayanan kesehatan yang baik. Bahkan, ia menyampaikan ada istilah 'mati dalam kesunyian' karena ada sejumlah masyarakat Papua tidak ditolong ketika sakit dan tidak diketahui ketika meninggal.
Sebelumnya, rombongan tokoh Papua menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Jokowi, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9). Salah satunya, pembangunan istana di Papua agar Presiden berkantor di Bumi Cendrawasih.
Jokowi pun merespons positif permintaan itu. "Ini saya bisik-bisik dulu dengan para menteri supaya keputusan tidak keliru, nanti saya sudah ngomong ya, duitnya tidak ada. Jadi mulai tahun depan istana ini akan dibangun," kata Jokowi.
(jps/arh)