"Ya di Papua memang selalu ada kecurigaan. Dia menganggap bahwa (pemerintah) pusat itu merampok atau dengan kata lain mengambil terlalu banyak dari kekayaan (Papua). Selalu muncul pikiran itu," ujar JK dalam wawancara khusus bersama CNN Indonesia, Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (9/9).
Padahal selama ini dana yang dikucurkan untuk pembangunan di Papua diklaim JK mencapai hampir Rp90 triliun. Jumlah itu jauh lebih besar ketimbang pajak yang diterima dari kekayaan alam yang ada di Papua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun selain alasan tersebut, JK menilai pemicu konflik tersebut juga bersumber dari harga diri warga Papua.
"Jadi di atas masalah ekonomi itu ada harga diri, dignity. Karena begitu dikatakan istilah di Surabaya itu, teman-teman di Papua merasa direndahkan," ucap JK.
"Jadi bukan masalah banyaknya infrastruktur atau pembangunan tapi ya lebih tinggi dari itu ialah harga diri," tuturnya.
Kondisi di sejumlah kota di Papua dan Papua Barat pada pertengahan Agustus lalu sempat memanas imbas insiden pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya. Sejumlah fasilitas publik hingga gedung DPRD setempat pun turut dibakar.
[Gambas:Video CNN] (psp/osc)