Pemindahan tersebut berdasarkan surat penetapan nomor 960/Pid.Sus/2019/PN Jkt.Pst yang ditanda tangani Majelis Hakim Ketua kasus Kivlan, Hariono pada 11 September.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengajuan itu dibuat setelah Komandan Pomdam Jaya memberikan surat permohonan izin penyerahan titipan penahan Kivlan.
"Memerintahkan untuk melakukan pengalihan penahanan atas terdakwa Kivlan Zen dari Rutan Pomdan Jayakarta ke Rutan Polda Metro Jaya terhitung sejak tanggal 11 September 2019," demikian bunyi penetapan tersebut.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan bahwa saat ini Kivlan telah ditahan di rutan Polda Metro.
Kivlan sendiri telah menjalani sidang perdana atas kasus yang menjeratnya itu. Dalam sidang itu, ia didakwa memiliki empat senjata api san 117 peluru tajam.
Ia juga disebut menerima aliran dana dari Habil Marati. Habil sendiri diketahui berstatus sebagai tersangka dalam kasus perencanaan pembunuhan terhadap empat tokoh nasional.
Dia didakwa dengan Pasal 1 ayat (1) UU Nomor 12/drt/1951 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 1 ayat (1) UU Nomor 12/drt/1951 jo pasal 56 ayat (1) KUHP.
(dis/arh)