Mahasiswa Tolak RUU KPK Masih Bertahan di Depan DPR

CNN Indonesia | Kamis, 19/09/2019 19:02 WIB
Massa mahasiswa dari sejumlah kampus menolak beranjak dari depan Gedung DPR dalam aksi demo menolak RUU KPK dan RKUHP. Ruas jalan di depan Gedung DPR macet. Aksi demonstrasi menolak RUU KPK. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Massa mahasiswa dari berbagai universitas yang melakukan unjuk rasa menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan RUU KPK menolak untuk membubarkan diri dari depan komplek gedung DPR RI setelah pukul 18.00 WIB.

Mereka kompak menyatakan bakal menunggu beberapa perwakilan mahasiswa yang saat ini telah diterima masuk untuk bertemu dengan Sekjen DPR RI.

"Seharusnya sudah pukul 18.00 WIB kami pulang sesuai Undang-undang, tapi kami akan menunggu teman-teman kami yang masih di dalam," kata seorang orator dari atas mobil komando.


Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, mobil yang digunakan sebagai pusat komando sudah meninggalkan lokasi demonstrasi. Mobil tersebut diketahui milik Aliansi Buruh.

Salah satu orator mengatakan bahwa pihak mahasiswa sudah mendapatkan dua poin hasil perundingan yang dilakukan oleh perwakilan mahasiswa dengan Sekjen DPR RI.

Adapun kedua poin itu akan menghasilkan pertemuan antara DPR RI dengan beberapa elemen sipil seperti dosen, mahasiswa, dan aliansi mahasiswa untuk diadakan dialog lebih lanjut.

"Untuk undang-undang yang sudah disahkan, akan saya sampaikan aspirasinya ke anggota Baleg, dan masih berlanjut," kata orator saat membacakan pesat singkat dari perwakilan mahasiswa di dalam Gedung DPR RI.

Massa mahasiswa juga belum mencabut spanduk dan poster yang ditempelkan di pagar gedung DPR RI.

Salah satu spanduk yang mereka bentangkan di pagar Gedung MPR/DPR/DPD bertulisan "Gedung ini Disita Mahasiswa". Kemudian, terbentang juga spanduk yang menyatakan mosi tidak percaya terhadap DPR dan pemerintah.

Hingga pukul 18.31 WIB, massa aksi masih bertahan di depan gedung DPR. Namun, tidak terdengar orasi atau nyanyian yang diteriakkan oleh peserta aksi.

Kemacetan terjadi tepat di depan Gedung DPR setelah polisi membuka ruas jalan Gatot Subroto bagi kendaraan.

Pembukaan jalan oleh polisi membuat kendaraan bebas melintas. Di sisi lain, mahasiswa yang awalnya terpantau beristirahat di jalan tersebut, terpaksa beringsut. Sebagian mahasiswa bahkan menolak bergeser dan meminta pengendara tidak melintasi ruas jalan tersebut. 

[Gambas:Video CNN]

(mjo/wis)