Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan pihaknya hanya menyiapkan senjata laras licin dan senjata gas air mata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada adalah laras licin, itu pun nanti atas perintah, saya harap ini tidak seperti yang dibayangkan mahasiswa dan masyarakat. Kalau (gas air mata) itu ada, tapi atas perintah nanti semuanya," katanya.
Jumlah ini bertambah dari pernyataannya Wakapolrestabes Surabaya Leonardus Simarmata yang mengatakan dalam aksi ini hanya menerjunkan 2.000 personel.
"Totalnya yang ada di sini 2.700 orang. 2.700 orang TNI-Polri, dan insya Allah kami akan dari awal sampai akhir akan mengawal mereka dan akan menerima aspirasi mereka," kata dia.
"Asmaul Husna ini akan mendinginkan suasana itu ada ada yang kami bentuk sendiri," kata dia.
Pasukan Asmaul Husna ini, kata Luki, berjumlah 300 personel atau dua kompi. Mereka juga dibantu oleh personel TNI yang juga mengenakan sorban.
Saat ini, ratusan mahasiswa berangsur berdatangan memadati DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura, Surabaya.
(frd/arh)