Anies Tawari Kerja ke Mahasiswa Al Azhar Korban Demo Rusuh

CNN Indonesia | Rabu, 02/10/2019 14:58 WIB
Anies Baswedan mengatakan ia tak mau bicara soal kejadian demo rusuh saat membesuk Faisal. Ia lebih memilih membahas soal masa depan Faisal Amir. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menawari Faisal pekerjaan saat menjenguknya di rumah sakit. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku dirinya menawarkan pekerjaan kepada mahasiswa Universitas Al Azhar, Faisal Amir yang menjadi korban saat terjadi aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI pada Selasa (24/9) lalu.

Faisal saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pelni, Jakarta karena luka berat di kepalanya. Anies membesuk Faisal kemarin di rumah sakit tersebut.

Anies mengatakan pekerjaan yang ditawarkan itu sesuai dengan bidang yang digeluti Faisal di kampusnya. 


"Saya tanya, kamu bidangnya apa? Bidang hukum. Kalau kamu bidang hukum, bantu-bantu deh saya nanti," kata Anies saat ditemui di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (2/10).

Seperti diberitakan di beberapa media sebelumnya, Anies disebut menawarkan pekerjaan kepada Faisal di bidang Biro Hukum Balai Kota.

Anies kemudian menegaskan dirinya menjenguk para korban, bukan hanya Faisal tapi aparat yang juga terluka di sejumlah rumah sakit. Di sana, kata Anies, ia mengajak para korban berbicara tentang masa depan.

Menurutnya hal itu dapat membantu pasien menjadi lebih semangat dan termotivasi untuk sembuh dengan cepat.

"Bukan membicarakan tentang kejadiannya bagaimana, enggak. Itu malah membawa dia kembali pada peristiwa. Saya selalu akan ajak, kalau berkunjung, saya bicara tentang rencana ke depan apa. Kalau anda mau magang, belajar di pemprov, kami banyak belajar banyak," jelasnya.

Terkait Faisal, Anies mengatakan dirinya merasa senang melihat proses pemulihan sang mahasiswa tersebut.

"Sudah bisa komunikasi dan sudah ngobrol, sudah bisa duduk walaupun secara medis proses penyembuhannya masih panjang," kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

[Gambas:Video CNN]
Faisal menjadi salah satu korban kekerasan saat demo mahasiswa menolak RKUHP dan RUU kontroversial lain disahkan DPR. Ibu dari Faisal, Asma Ratu Agung, meminta Komnas HAM turun langsung menuntaskan kasus yang menimpa putranya.

"Saya mohon dengan sangat kepada komisioner HAM untuk mengusut tuntas siapa pelaku kekejaman terhadap Faisal Amir," kata Asma Ratu Agung yang saat itu didampingi kuasa hukum dan kerabatnya di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (28/9).

Faisal diketahui menjadi korban kekerasan saat aksi di depan Gedung DPR. Kepalanya diduga ditumbuk berulang kali oleh aparat yang mengawal demo saat itu. Selain luka berat di kepala, bahu kanannya juga patah.

(ani/kid)