Demokrat Sebut AHY Siap Jadi Menteri Jokowi

CNN Indonesia | Kamis, 10/10/2019 06:22 WIB
Demokrat Sebut AHY Siap Jadi Menteri Jokowi AHY disipakan Partai Demokrat untuk menjadi menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (Waketum DPP) Partai Demokrat Syariefuddin Hasan menyatakan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan kader paling menonjol yang sudah dipersiapkan partainya untuk menjadi pemimpin di hari mendatang.

Syarief mengakui AHY yang menjabat sebagai Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat itu juga siap menjadi menteri di kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendatang.

"AHY saya pikir salah satu yang paling menonjol saat ini sebagai representasi dari generasi milenial Indonesia yang merupakan kader yang dipersiapkan sebagai pemimpin ke depan," kata Syarief kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (9/10).


Dia menerangkan Demokrat adalah partai yang pernah berkuasa selama 10 tahun dan memiliki pengalaman dalam menyiapkan kader untuk mengisi jabatan-jabatan di pemerintahan.


Menurutnya, Demokrat juga memiliki konsep tentang pemerintahan yang telah diajukan ke Jokowi lewat AHY dalam sejumlah pertemuan di Istana Negara beberapa waktu lalu.

"Dari 14 program prioritas tersebut sudah kami komunikasikan kepada pemerintah. Mudah-mudahan itu bisa diadopsi karena kami yakin 14 program prioritas itu merupakan yang diinginkan masyarakat saat ini," ucap Wakil Ketua MPR itu.

Meski begitu, Syarief berkata bahwa Demokrat menyerahkan sepenuhnya pemilihan sosok yang akan menduduki kursi menteri mendatang kepada Jokowi sebagai pemilik hak prerogatif. Menurutnya, Demokrat hanya menunggu siapa yang akan dipilih Jokowi.

"Tentunya ini kita serahkan pada beliau. Jadi, partai demokrat tetap berprinsip pada hak prerogatif," ujar Syarief.

[Gambas:Video CNN]

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tidak ingin kemaruk alias rakus dalam meraih jatah menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf.

Komposisi kabinet sendiri disebutnya masih diutamakan dari kalangan parpol koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

"Ya, kata ibu Mega kan (ingin menteri) sebanyak-banyaknya. Tetapi kita juga tahu bahwa PDI-Perjuangan ini tidak kemaruk. PDI-Perjuangan memahami bahwa Indonesia harus dibangun dengan bekerja sama dengan seluruh kekuatan elemen bangsa," kata Hasto di Jakarta, Selasa (8/10) malam, dikutip dari Antara.


Terkait nama-nama menteri yang diusulkan PDIP untuk kabinet Jokowi mendatang, Hasto mengatakan Jokowi sudah mencermati secara objektif dan mendalam sesuai kebutuhan.

Hasto mengklaim siapapun yang dipilih memiliki semangat untuk mendukung sepenuhnya pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, sehingga kepemimpinan para menteri itu menyatu dengan kepemimpinan Presiden.

(mts/DAL)