Masjid UGM Minta Kampus Surati UAS soal Pembatalan Acara

CNN Indonesia | Rabu, 09/10/2019 17:37 WIB
Masjid UGM Minta Kampus Surati UAS soal Pembatalan Acara Pemceramah Ustaz Abdul Somad dikabarkan mendapat pembatalan acara saat hendak mengisi kuliah umum di Universitas Gadjah Mada. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Takmir Masjid Kampus Universitas Gajah Mada (UGM), Gadjah Mada, Mashuri Maschab meminta agar Rektorat UGM bersurat kepada Ustaz Abdul Somad terkait pembatalan acara kuliah umum yang sedianya diselenggarakan pada Sabtu (12/10) di Kampus Masjid UGM.

Jika surat itu tidak disampaikan kepada Abdul Somad, maka Mashuri mengaku akan tetap melanjutkan acara kajian tersebut. Panitia akan tetap menunggu kedatangan Abdul Somad dalam acara yang disebut kuliah umum itu.

"Kalau UGM enggak kirim surat langsung ke UAS maka maskam (masjid kampus) tetap menunggu kedatangan UAS untuk melanjutkan acara," kata Mashuri kepada CNNIndonesia.com, Rabu (9/10).


Mashuri menyinggung komitmen dalam perjanjian sebelumnya antara Takmir dengan Wakil Rektor mengenai pengiriman surat itu. Kini, Wakil Rektor harus menepati janji pengiriman surat itu kepada UAS.
"Warek (wakil rektor) enggak boleh mengingkari janjinya mau kirimkan surat resmi ke UAS. Jika janji itu diingkari maka kami akan melanjutkan acara," ujar dia.

Secara gamblang, Mashuri menjabarkan detail kronologi penolakan yang dilakukan oleh Rektorat UGM. Mulanya Ia mengaku diundang dalam satu pertemuan dan dipaksa untuk membatalkan acara yang menghadirkan Somad dengan alasan tekanan dari luar.

Takmir Masjid, kata Mashuri, sempat menolak permintaan tersebut karena kajian bersifat akademik. Pertemuan tersebut sempat diwarnai perdebatan hingga tanpa kesepakatan. 
[Gambas:Video CNN]

UGM, kata Mashuri  akhirnya berniat untuk bersurat kepada Somad langsung. Kemudian Takmir Masjid Kampus juga meminta agar surat itu ditembuskan kepada mereka sebagai bentuk pertanggungjawaban. Namun belakangan surat tersebut belum juga dikirimkan.

"Takmir meminta agar surat resmi pembatalan ke UAS tersebut ditembuskan kepada takmir sebagai bukti tanggung jawab takmir kepada jamaah," tutup dia.

Sebelumnya, narahubung panitia acara tersebut, Aldy Pradhana membenarkan bahwa acara itu adalah berupa kuliah umum yang diselenggarakan oleh Takmir Masjid Kampus UGM yang beranggotakan dari mahasiswa dan dosen.

Aldy menjelaskan bahwa isu yang diangkat oleh panitia adalah isu akademis yakni Integrasi Islam dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan dilaksanakan di Masjid Kampus.

Secara umum acara ini sedianya dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2019 di Ruang Utama Masjid Kampus UGM. Aldy pun mengungkapkan acara akan berupa kajian namun bersifat akademis. Karena itu, ia menekankan tidak ada tema yang sensitif yang akan mereka bahas di acara kuliah umum tersebut.

Pembatalan acara tersebut dinyatakan oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Iva Ariani. Ia menyatakan bahwa pimpinan UGM meminta agar acara tersebut dibatalkan.

Iva tak menjelaskan detail alasan pembatalan acara yang akan dihadiri oleh Ustaz Abdul Somad. Namun ia hanya menjelaskan bahwa acara tersebut tidak sesuai dengan kegiatan akademik di UGM.


"Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keselarasan kegiatan akademik dan kegiatan non akademik dengan jati diri UGM," kata Iva. (ctr/ain)