Moeldoko: Masyarakat Sudah Senang, Jangan Demo Pas Pelantikan

CNN Indonesia | Kamis, 10/10/2019 21:27 WIB
Moeldoko: Masyarakat Sudah Senang, Jangan Demo Pas Pelantikan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta tidak ada yang menggelar demonstrasi saat pelantikan Jokowi-Ma'ruf karena masyarakat sudah bahagia dengan kondisi saat ini(CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta mahasiswa tak melakukan aksi demonstrasi saat pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Minggu 20 Oktober mendatang. Moeldoko mengklaim masyarakat sudah senang dengan kondisi saat ini.

"Enggak usah lah, jangan ada demo lagi. Kita, masyarakat sudah happy kondisi begini lah, jangan ada ribut terus mengganggu situasi," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (10/10).

Mantan Panglima TNI itu mengatakan mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil sudah tak perlu menggelar demonstrasi. Moeldoko menyebut pemerintah sudah berkoordinasi dengan sejumlah perguruan tinggi agar mengajak mahasiswa berdialog di dalam kampus.


"Jangan lagi di jalan, kita menuju ke kampus. Di situ saya pikir nanti akan lebih dinamis, lebih tradisi akademik akan berjalan lebih baik di kampus-kampus. Itu intinya begitu," ujarnya.
Di sisi lain, Moeldoko menyatakan kelompok organisasi relawan pendukung Jokowi akan menyiapkan penyambutan Jokowi-Ma'ruf usai pelantikan. Namun, kata Moeldoko, penyambutan ini tidak ada kesan hura-hura.

Pensiunan jenderal bintang empat itu menyebut para relawan akan menunggu Jokowi-Ma'ruf di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Dari sana, parade kebudayaan bakal mengiringi Jokowi-Ma'ruf ke Istana Merdeka, Jakarta.

Moeldoko sendiri kemarin memimpin rapat dengan sejumlah perwakilan organisasi pendukung Jokowi di Kantor Staf Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Jokowi-Ma'ruf selaku presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024 bakal dilantik pada Minggu 20 Oktober di Gedung MPR/DPR. Ketua MPR, Bambang Soesatyo, mengusulkan pelantikan Jokowi-Ma'ruf digelar pukul 14.00 WIB.

Sebanyak 27 ribu personel gabungan Polri-TNI akan disiagakan untuk menjaga pelantikan Jokowi-Ma'ruf. Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan pengamanan akan dilakukan di seluruh Indonesia.

Namun, prioritas pengamanan diutamakan di DKI Jakarta yang menjadi lokasi pelantikan.

"Polri menyiapkan 27 ribu personel terdiri dari TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan beberapa instansi terkait," ujar Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/10).
[Gambas:Video CNN] (fra/bmw)