Rapat dengan Moeldoko, Relawan Susun Acara Penyambutan Jokowi

CNN Indonesia | Kamis, 10/10/2019 00:40 WIB
Rapat dengan Moeldoko, Relawan Susun Acara Penyambutan Jokowi Relawan pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin rapat bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk merancang penyambutan sang presiden terpilih setelah pelantikan. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah kelompok organisasi relawan pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menggelar rapat bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk merancang acara penyambutan sang presiden terpilih setelah dilantik pada 20 Oktober mendatang.

"Kami bertemu dengan Pak Moeldoko, belum tahu (Pak Jokowi acara usai pelantikan). Rapatnya dengan Moeldoko. Ya, yang mimpin rapat Moeldoko," kata Koordinator Nasional Relawan Golkar Jokowi (Gojo), Rizal Mallarangeng, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Rizal mengatakan acara penyambutan Jokowi-Ma'ruf usai pelantikan nanti akan berbeda dari acara lima tahun lalu. Ia memastikan tak ada arak-arakan kereta kencana seperti sebelumnya. Namun, iring-iringan mengantar Jokowi-Ma'ruf ke Istana tetap dilakukan.


"Kayanya enggak ada deh kalau kereta kencana," ujarnya.
Politikus Partai Golkar itu menyatakan acara kali ini akan lebih sederhana. Rencananya acara penyambutan dipusatkan di depan Istana Merdeka, Jakarta dengan melibatkan unsur partai politik dan kelompok masyarakat lainnya.

"Ya suasananya akan berbeda. Lebih banyak syukuran, doa, tentu saja harapan dan semangat ada," tutur Rizal.

Lebih lanjut, Rizal menyatakan teknis acara penyambutan Jokowi-Ma'ruf ini masih belum selesai dibahas. Menurutnya, masih akan ada satu sampai dua kali rapat untuk memutuskan acara yang nantinya dilakukan usai pelantikan Jokowi-Ma'ruf.

"Kami sendiri mewakili relawan diundang, sehingga relawan dapat porsi sendiri. Nah, tadi kami bicarakan, seperti apa porsinya. Partai-partai dan secara luas," katanya.

[Gambas:Video CNN]
Jokowi-Ma'ruf selaku presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024 bakal dilantik pada Minggu 20 Oktober di Gedung MPR/DPR. Ketua MPR, Bambang Soesatyo, mengusulkan pelantikan Jokowi-Ma'ruf digelar pukul 14.00 WIB.

Sebanyak 27 ribu personel gabungan Polri-TNI akan disiagakan untuk menjaga pelantikan Jokowi-Ma'ruf. Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan pengamanan akan dilakukan di seluruh Indonesia.

Namun, prioritas pengamanan diutamakan di DKI Jakarta yang menjadi lokasi pelantikan.

"Polri menyiapkan 27 ribu personel terdiri dari TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan beberapa instansi terkait," ujar Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/10). (fra/has)