PT MRT Jakarta Sudah Siapkan Mitigasi Antisipasi Banjir

CNN Indonesia | Sabtu, 12/10/2019 21:27 WIB
PT MRT Jakarta Sudah Siapkan Mitigasi Antisipasi Banjir Ilustrasi MRT. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT MRT Jakarta mengatakan telah menyiapkan mitigasi bencana jika terjadi banjir khususnya di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.

Direktur Utama MRT Jakarta, William Sabandar menyebut ia dan tim dari Pemprov DKI Jakarta telah bekerja sama untuk membangun sistem drainase.


"Kalau yang banjir, kita sudah mulai mengantisipasi kondisi yang mungkin terjadi manakala terjadi banjir di kawasan Sudirman-Thamrin khususnya," kata dia kepada awak media di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (12/10).


"Sistem drainase jangan ada yang ditutup sepanjang jalur ini [Jalan Jenderal Sudirman hingga M.H. Thamrin] karena kalau sistem drainase ditutup maka airnya bisa melintas," lanjut William.

Selain sistem drainase, MRT Jakarta tengah menyiapkan instrumen untuk menghadang air hujan agar tidak masuk ke dalam stasiun.

[Gambas:Video CNN]

William mencontohkan, posisi elevator Stasiun Dukuh Atas dirancang cukup tinggi. Namun, jika air tetap tidak bisa dibendung maka pihaknya bakal memasang mesin generator untuk memompa air keluar.

"Katakanlah banjirnya besar sekali kemudian air masuk ke dalam stasiun, kalau dia masuk akan dipasang mesin generator untuk memompa air keluar," terangnya.

Ditanya stasiun mana saja yang rentan disusupi air, William menyebut ada dua stasiun yang posisinya rendah yakni Stasiun Bundaran HI dan Dukuh ATAS.

William menambahkan jika situasi banjir tidak dapat terkendali, maka MRT Jakarta bakal memberhentikan sementara perjalanan kereta.


"Kalau situasinya sudah SOS, kami memilih untuk tidak menjalankan kereta dan menutup stasiun sementara. Di kami ada beberapa kondisi darurat, pertama ketika terjadi mati lampu lalu banjir, gempa bumi, kebakaran dan misalnya kereta keluar dari jalur," pungkasnya. (din/ayp)