Gerindra Aktif ke Koalisi Jokowi, Demokrat Memilih Pasif

CNN Indonesia | Kamis, 17/10/2019 04:55 WIB
Gerindra Aktif ke Koalisi Jokowi, Demokrat Memilih Pasif Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan tak mempermasalahkan langkah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang aktif mengunjungi pimpinan partai koalisi Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Syarief menyebut masing-masing partai memiliki kebijakan sendiri.

"Ya setiap partai punya kebijakan sendiri. Tidak bisa disamaratakan. Kalau partai A begini, Partai Demokrat begini. Beda," kata Syarief di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (16/10).

Syarief enggan mengomentari lebih lanjut terkait langkah Prabowo yang sudah sowan ke NasDem, PKB, hingga Partai Golkar dalam beberapa hari terakhir ini. Menurutnya, para pemimpin partai tentu bagus melakukan pertemuan.


"Itu urusannya Pak Prabowo sendiri, kami tidak ikut-ikutan dalam hal ini," ujarnya.

Wakil Ketua MPR itu juga enggan berspekulasi tentang Wakil Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang disebut-sebut masuk dalam kabinet Presiden Jokowi.

Menurut Syarief, partainya tak pernah menyodorkan nama-nama kader untuk menjadi menteri ke Jokowi. Syarief menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi soal kabinet yang akan membantu selama periode kepresidenan 2019-2024.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada Pak Presiden yang pemegang hak prerogatif," tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi menerima Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Prabowo secara berturut-turut pada pekan lalu.

Jokowi menerima SBY, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/10). Usai pertemuan, Jokowi mengakui bersama SBY membahas peluang Demokrat bergabung dalam koalisi pemerintah. Namun, Jokowi menyebut belum ada keputusan dengan Presiden ke-6 RI itu.

[Gambas:Video CNN]
Selanjutnya Jokowi menerima Prabowo, Jumat (11/10). Sama seperti dengan SBY, ia juga mengaku membahas peluang Gerindra masuk dalam barisannya. Meskipun demikian, Jokowi mengatakan belum ada kesepakatan dengan Prabowo.

Selepas pertemuan itu, Prabowo langsung melakukan komunikasi politik dengan sejumlah petinggi partai koalisi Jokowi. Prabowo bertemu dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh, Minggu (13/10) malam.

Kemudian, mantan Danjen Kopassus itu menyambangi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di DPP PKB, Jakarta. Selanjutnya, Prabowo bertemu Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

(fra/kid)