Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut ada tiga sikap politik utama yang disampaikan Prabowo kepada para kader Gerindra itu.
"Jadi Pak Prabowo sampaikan tiga sikap politik sebagai sikap beliau," kata Dahnil di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila tidak pun kami tetap menjaga keutuhan NKRI," kata Dahnil.
Melihat pernyataan ini, awak media pun kemudian menegaskan kepada Dahnil soal sikap pasti politik yang diambil oleh Prabowo ini apakah berkaitan dengan sikap yang akan ditunjukkan oleh Jokowi setelah dilantik menjadi Presiden dua periode 20 Oktober mendatang.
"(Menunggu keputusan Jokowi) Iya. Jadi tentu kami persilakan apabila pak Jokowi dan pemerintah lima tahun ke depan membutuhkan dan bersesuaian dengan konsepsi Gerindra, tentu Gerindra dengan kesanggupannya kita akan bekerja," kata dia.
Namun soal masuk koalisi, Dahnil menolak istimah tersebut. Sebab kata dia istilah yang digunakan Prabowo bukan bergabung dengan koalisi, tapi bersedia bekerja saat negara memanggil.
"Karena pak Prabowo tadi ya patriotisme itu penting jadi untuk kepentingan bangsa dan negara pilihan-pilihan politik yang tadi dalam rangka kemajuan bangsa dan negara," katanya.
[Gambas:Video CNN]
Yang jelas kata dia, membantu negara baik di luar maupun di dalam semuanya bergantung pada keputusan Jokowi. Sebab yang memimpin negara saat ini dan nanti 20 Oktober hingga tahun 2024 nanti adalah Jokowi sebagai presiden terpilih.
"Tentu (semua bergantung keputusan Jokowi) yang memimpin kan beliau yang akan menggunakan itu beliau jadi sangat tergantung," katanya.
"Yang jelas kita sudah sampaikan konsepsinya. Itu yang paling penting. Yang paling penting adalah pak Prabowo sudah menyampaikan konsepsinya dari dorongan besar ekonomi mau digunakan atau tidak tentu kita serahkan pada pak Jokowi dan pemerintah lima tahun ke depan," kata dia.