Gerindra Minta Jokowi Tak Ragu Ambil Keputusan

CNN Indonesia | Rabu, 16/10/2019 20:12 WIB
Gerindra Minta Jokowi Tak Ragu Ambil Keputusan Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani menyebut pihaknya telah menyampaikan secara langsung kepada Presiden Joko Widodo agar tidak ragu dalam mengambil keputusan. Kata Muzani permintaan itu sudah disampaikan pihaknya beberapa waktu lalu saat menggelar pertemuan dengan Jokowi.

Sebelumnya Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sowan ke Istana Negara dan menggelar pertemuan tertutup dengan Jokowi. Keduanya bahkan sempat berswafoto dan mengklaim soal hubungan mereka cukup mesra.

"Kami sudah sampaikan ke Pak Jokowi, Pak Jokowi jangan ragu untuk ambil keputusan ini karena bapak adalah presiden terpilih, begitu," kata Muzani di sela-sela Rapimnas di Hambalang, Jawa Barat, Rabu (16/7).


Meski begitu, Muzani tak menjelaskan secara rinci permintaan itu terkait penambahan jumlah koalisi dalam kabinet atau bukan.

Yang jelas, kata dia, posisi Jokowi saat ini merupakan presiden terpilih yang akan dilantik 20 Oktober nanti. Maka sebagai presiden, Jokowi memiliki otoritas penuh untuk mengambil keputusan apapun.

"Jangan ragu untuk ambil keputusan karena beliau adalah presiden. Kepala pemerintahan, kepala negara. Sehingga sebagai presiden dengan otoritas presidensial ini beliau harus meyakini jadi kita mendorong beliau sudah ambil yang terbaik menurut keyakinan beliau," kata dia.

[Gambas:Video CNN]
Saat ditanya pernyataan itu apakah berhubungan dengan bisikan dan penolakan sejumlah partai koalisi terkait kemungkinan Gerindra bergabung dalam pemerintahan, Muzani tak menjawab lugas. Kata dia, semua kemungkinan bisa terjadi. Bisa iya bisa tidak.

"Ndak, ndak. Ndak tahu, bisa juga kebalikan. Ya sudah jangan ragu. Kan begitu tenang aja," katanya.

Terkait sikap resmi Gerindra, Muzani memastikan dalam Rapimnas dan Apel Kader yang digelar hari ini seluruh kader telah sepakat untuk menyerahkan semuanya kepada Prabowo selaku ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai.

"Beliau mendapat mandat dari seluruh daerah-daerah di Indonesia. Apapun yang akan diputuskan beliau kita semua sudah katakan samina wathona, kita akan taat apapun yang beliau putuskan," kata dia. (tst/osc)